oleh

Waspadai Aliran Sesat Bermunculan di Bekasi

RadarKotaNews, Bekasi – Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito, mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha melakukan deteksi dini agar aliran sesat tak tersebar luas di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Untuk mencegah itu, mungkin dari intelijen akan melakukan deteksi dini, penggalangan,” ujar Rizal, kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Sebelumnya, 7 dari 13 aliran kepercayaan yang tersebar di Kabupaten Bekasi, telah ditetapkan sebagai aliran sesat berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Berdasarkan hasil identifikasi Tim Korpakem, menyebutkan aliran-aliran kepercayaan itu berada di Bekasi dan tengah diupayakan melakukan pendekatan

13 aliran itu di antaranya Kutub Robani, Al Quran Suci, Amanat Keagungan Ilahi, Wahabi, Ahmadiyah, serta Syi’ah.

Selanjutnya Millah Ibrahim, Hidup di Balik Hidup, Surga Eden, Islam Jamaah, Agama Samalullah atau yang lebih dikenal Lia Eden, Al Qiyadah Al Islamiyah, dan terakhir Jemaat Ahmadiyah.

Beberapa di antara aliran sesat itu memiliki kepercayaan beragam, seperti memiliki ayat suci baru serta para pemimpin mereka yang bisa berbincang langsung dengan Tuhan.

Belakangan, aliran itu diputuskan sesat oleh MUI dan pimpinan mereka dihukum dalam kasus penodaan agama. Penetapan sesat itu diterbitkan melalui Fatwa MUI Nomor 5 Tahun 2007.(wr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed