oleh

Wasekjen MUI Dukung RUU Perlindungan Agama dan Simbol Agama

RadarKotaNews, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin mendukung adanya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Agama dan Simbol Agama yang telah masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2020. Karena, selama ini banyak terjadi kesalahpahaman terhadapa para pendakwah yang menyampaikan kebenaran kepada umat.

“Kadang-kadang orang salah paham. Tokoh-tokoh agama justru menyampaikan kebenaran, tapi ada orang-orang yang tidak suka, karena itu harus ada perlindungan dan kalau bisa di undang-undangkan,” kata Ustaz Zaitun kepada wartawan, Rabu (11/12).

Kendati tak ada UU yang melindungi, menurut Ustaz Zaitun, para pemuka agama pasti sudah siap menerima apapun resiko dari dakwah yang di syiarkannya

Namun, Ketua Umum Wahdah Islamiyah ini berharap agar RUU Perlindungan Agama dan Simbol Agama itu bukan malah membatasi pemuka agama dalam berdakwah. “Mudah mudahan tidak (Mengekang),” harap Zaitun.

Ia juga berharap DPR dan pemerintah dapat membuat UU yang terbaik melindungi tokoh ulama tokoh agama, tokoh politik selama mereka berjuang untuk kemaslahatan bangsa.

Jika DPR dan pemerintah meminta masukkan terhadap RUU tersebut, Zaitun memastikan, pihaknya dengan senang hati akan menyanggupi.

“Kalau kami sudah mendapatkan drafnya, Insya Allah kami akan memberikan masukan diminta ataupun tidak,” tukasnya.(fri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed