Warganet Pertanyakan Keberadaan Negara PBSI

Ilustrasi

RadarKotaNews, Jakarta - Tim badminton putra Indonesia sukses menyudahi puasa gelar Piala Thomas selama 19 tahun. Minggu malam kemarin, tim badminton putra Indonesia membawa pulang piala Thomas Cup ke tanah air, usai menaklukkan juara bertahan China 3-0, pada laga final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Kemenangan yang diraih tim Indonesia sangat luar biasa. Para putra terbaik bangsa Indonesia mengunci kemenangan melalui tiga gim saja, alias 3-0.

Sayangnya kemenangan luar biasa itu menjadi hambar bagai sayur tanpa garam, lantaran para putra terbaik negeri tak bisa mengibarkan bendera negara Indonesia atau Merah-Putih di turnamen ini, meski sukses menjadi juara.

Tidak dikibarkannya Merah-Putih, dan justru bendera PBSI yang dikibarkan lantaran sanksi yang diterima Indonesia dari Badan Antidoping Dunia (WADA).

Sanksi diberikan karena Indonesia, dalam hal ini Lembaga Antidoping Indonesia (LADI), dianggap tak patuh dalam penegakan standar antidoping, sehingga berimbas pada hak untuk menggelar kejuaraan tingkat regional, kontinental, atau internasional.

Imbasnya, Indonesia tak memenuhi syarat untuk jadi tuan rumah turnamen regional hingga dunia. Ditambah, tak bisa mengibarkan bendera negara selain di Olimpiade.

Meski bendera Merah-Putih tidak boleh dikibarkan, beruntung lagu kebangsaan Indonesia Raya masih bisa berkumandang saat tim Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020. Bayangkan jika itu juga dilarang. Sungguh sangat, sangat, sangat menyedihkan.

Kejadian itu pun menjadi sorotan warganet. Bahkan, di media sosial Twitter misalnya, PBSI dan Kemenpora menjadi trending topik. Banyak warganet yang mempertanyakan soal keberadaan negara dengan bendera PBSI.

"NEGERA PBSI DIMANA?" tulis akun @Soemir28.

"ga guna udah nyanyi Indonesia raya juga, negara pbsi lebih oke," tulis akun @momogijuy.

"Apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenpora Zainudin Amali yg berhasil membawa negara PBSI, untuk pertama kalinya, memenangkan Thomas Cup. Kalo nggak segera direshuffle sih, ya hebat bgt orang ini," tulis akun @mr_oomen yang menanggapi postingan akun Twitter milik Presiden RI, Joko Widodo, @jokowi yang mencuit "Indonesia juara! Piala Thomas akhirnya kembali ke Indonesia setelah penantian 19 tahun lamanya. Dari tanah air, saya menyampaikan selamat kepada seluruh atlet bulutangkis Indonesia dan para pelatih yang telah berjuang dan mengharumkan nama bangsa di Ceres Arena, Aarhus, Denmark." [Ip]

Penulis:

Baca Juga