oleh

Walikota Bekasi Siapkan Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa yang Terdampak Pandemi

RadarKotaNews, Bekasi – Pemerintah mempunyai regulasi yang berfungsi untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, baik regulasi atau Peraturan maupun undang-undang yang mengatur kehidupan bermasyarakat. Namun demikian masih banyak juga masyarakat yang tidak memahami satu persatu undang undang tersebut.

Hal tersebut di sampaikan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi saat beraudiensi antara Pemkot Bekasi dan Perwakilan Mahasiswa Kota Bekasi dengan menghadirkan Pengelola Yayasan, Perguruan Tinggi, di Kota Bekasi terkait Permohonan Pembebasan Biaya Pendidikan Di Tengah Pandemi Covid-19, di Sekretariat Gugus Tugas Covid-19, Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalan A. Yani, Bekasi, Kamis (9/7/2020)

“Baru saja saya melakukan koreksi terhadap laporan Pertanggungjawaban keuangan, hal ini tentunya karena dampak Pandemi Covid-19 ini, selain itu, Pemkot Bekasi juga menyiapkan anggaran kurang lebih Rp. 2,5 Miliar sebagai beasiswa yang ditujukan kepada Pelajar dan mahasiswa,” ungkapnya

Rahmat Effendi mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Mahasiswa dengan cara audiensi ini lebih baik karena jika mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan tentu mengganggu masyarakat lainnya dan ini juga bisa mengakibatkan Trust (Kepercayaan) masyarakat kepada Pemkot berkurang sehingga berakibat pada iklim Investasi di Kota Bekasi, Karena Kota Bekasi hanya mengandalkan Jasa dalam pemasukan APBD

Saya meminta rekan-rekan mahasiswa membuat data mahasiswa yang benar benar terdampak dan segera serahkan kepada Yayasan/Perguruan Tinggi untuk selanjutnya disampaikan kepada Pemkot. Baru nanti kita akan buat dan anggarkan untuk beasiswa yang diberikan tepat sasaran,” pesannya

Karena itu, Rahmat meminta agar dibuat team verifikasi yang terdiri dari Mahasiswa, APTISI, ADI serta Forum Dosen. Untuk team segera lakukan pendataan (Nama dan alamat Kota Bekasi) agar sesuai dengan mahasiswa yang berhak untuk mendapatkan beasiswa

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendataan mahasiswa yang kuliah di luar kota Bekasi namun untuk saat ini fokus utama kita adalah Mahasiswa yang alamat nya di Bekasi dan berkuliah di Kota Bekasi hal ini karena terbatasnya anggaran

“Saya menunjuk Krisman Irwandi untuk menjadi Ketua Team Verifikasi yang selanjutnya mengajukan nama-nama sebagai anggota Team Verifikasi untuk kemudian akan saya buatkan SK,” ungkapnya

Terakhir Rahmat berpesan, segera buat team untuk melakukan pendataan yang benar-benar valid dan ajukan ke Pemkot untuk kami masukan ke dalam anggaran APBD di bulan September. (adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed