Usai Geruduk DPP PKB, Massa Serahkan Barang Bukti Video Mesum Oknum Anggota DPRD Sumenep FPKB

RadarKotaNews, Jakarta - Puluhan mahasiswa mendatangi kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) untuk meminta pecat anggota DPRD Kabupaten Sumenep Fraksi PKB yang diduga melakukan asusila.

Mereka melakukan aksi demontrasi depan kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (17/06/2022).

Menurut koordinator aksi Syukron Nu’iem, aksi tersebut merupakan pengawalan terhadap laporan dugaan perbuatan mesum oknum kader PKB Sumenep berinisial FO.

“Hari ini kami mendatangi DPP PKB tiada lain karena ingin mengawal laporan yang sudah kami serahkan sekitar seminggu yang lalu terkait masalah video mesum,” kata Syukron di depan kantor DPP PKB.

Syukron menjelaskan bahwa selain melakukan unjuk rasa, mereka akan memberikan barang bukti video mesum yang pelakunya diduga anggota DPRD Sumenep dari PKB.

“Jadi kami hari ini juga akan memberikan barang bukti video mesum yang mana pelakunya diduga kadernya PKB yang saat ini menjadi anggota dewan,” ungkapnya.

Sebelum unjuk rasa berlangsung terjadi keributan dan bersitegang antara massa aksi dan perwakilan dari DPP PKB. Menurut Syukron, persoalannya adalah karena tidak diperbolehkan orasi di luar namun langsung disampaikan aspirasi di dalam kantor.

“Sempat bersitegang tadi karena kami ngotot untuk unjuk rasa karena kami anggap kalau sudah masuk ke dalam, kesannya kami mudah dilunakkan tapi karena disampaikan tadi bahwa di dalam dibebaskan untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka jadi kami dengan teman-teman sepakat untuk masuk,” jelasnya.

“Pada intinya, kami sudah sampaikan apa yang menjadi tuntutan dari teman-teman bahwa kader PKB yang diduga asusila harus dipecat dan masyarakat Sumenep tidak boleh diwakili oleh anggota dewan yang asusila,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syukron memastikan akan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas karena sudah ada barang bukti yang diserahkan.

“Barang bukti berupa video sudah diterima oleh pihak PKB dan untuk selanjutnya nunggu proses pemecatan tapi kalau dibiarkan dan tidak diproses, kami sudah sepakat di dalam tadi untuk melakukan aksi lanjutan,” ancamnya.

Pihak PKB yang menemui massa aksi berjanji akan menindak lanjuti kasus tersebut dan akan disampaikan ke pimpinan partai untuk mengambil keputusan. (fy)

Penulis:

Baca Juga