oleh

TNI Dan Polri Adalah Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan Untuk Memenuhi Hasrat Politik

RKNews.com – Presiden Jokowi dalam satu pekan melakukan Kunjungan – Kunjungan yang luar biasa dengan mengunjungi Markas TNI dan Polri dan juga mengunjungi kantong Pimpinan Umat islam seperti PBNU, Muhammadiyah.

Anggota DPR RI Komisi III-Fraksi Demokrat, Benny K Harman menilai kunjungan tersebut bukan Kunjungan biasa tapi kunjungan syarat makna Politik yang luar biasa.

“Saya pikir demo besar 411 kemarin tidak ada syarat politik karena saya pikir itu murni keinginan warga islam untuk melakukan demonstrasi karena mereka murni menuntut keadilan.”ujar Benny dalam sebuah diskusi di Quiznos Cafe bilangan menteng Jakarta, Minggu (13/16).

Menurut Benny, Presiden Jokowi memiliki sifat Paranoid karena dia merasa ada kekuatan besar yang membayang bayanginya.

“Buat apa Presiden Jokowi mengunjungi Markas Besar Brimob dan Markas Besar TNI AD kalau tidak memiliki maksud.”beber Benny.

Menurutnya, ada 2 alasan yang menjadikan kunjungan Presiden Jokowi penuh maksud yaitu pertama, dimana untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi apabila demo menuntut keadilan terhadap Ahok semakin masive. Dan yang Kedua adalah Untuk memastikan bahwa TNI dan Polri ada dibawah Presiden sehingga bisa digerakan untuk kepentingan bangsa dan Negara.

Benny memastikan, TNI dan Polri adalah Alat Negara dan bukan alat pemuas bagi Kekuasaan Politik dan Presiden Jokowi tidak bisa semena-mena mengatur TNI dan Polri.

“Ingat selalu TNI dan Polri adalah Alat Negara dan bukan alat Kekuasaan untuk memenuhi hasrat Politik.”Pesan Benny.

(Fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed