oleh

Tingginya Harga Sembako, KAPPAS Desak Jokowi Copot Mendag Agus Suparmanto

RadarKotaNews, Jakarta – Sejumlah massa mengatasnamakan diri dari Koalisi Pemuda Pengawal Pasar menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2020).

Mereka mendesak Presiden RI segera mencopot Menteri Perdagangan (Agus Suparmanto); Agus Suparmanto sudah seharusnya mengundurkan diri; Segera turunkan harga bahan pokok nasional; Segera lindungi pedagang pasat dari ancaman covid19.

Koordinator aksi Ahmad Rizal menyesalkan melonjaknya harga pangan nasional di hampir seantero pasar di Indonesia di tengah masyarakat pandemi Covid-19.

“Banyak rakyat mengalami kesulitan dengan melonjaknya harga bahan pangan nasional,” tegas Rizal

Bayangkan saja, kata Rizal, jika di pasarankan “Satu kantong beras kemasan 10 Kg harganya setara Rp 2 juta” harga ini terjadi di Papua Pegunungan Bintang, bukan hanya beras namun juga upaya pemerintah memangkas harga bahan pangan di Papua belum tuntas.

Menurutnya, di Kabupaten Pegunungan Bintang, harga beras sangat mahal, bisa mencapai jutaan rupiah. Bahkan, harga mie instan mencapai Rp 1 juta per dus.

“Tingginya harga bahan pangan tersebut terjadi di kawasan tambang emas tradisional di Korowal, tepatnya di Maining 33, Distrik Kawinggon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Warga harus membeli 10 kilogram beras dengan dana setara Rp 2 juta,” jelas Rizal

Bukan hanya keluhan terjadi di Papua, Namun juga terjadi di daerah Ujung Barat Indonesia tepatnya di pasar Meulaboh aceh harga Bahan Pokok Gula Pasir yang tadinya Hanya masih Rp.12.000 /KG Kini telah naik di kisaran Rp.15.000- 18.000/KG.

Karena itu, tingginya Lonjakan di berbagai kebutuhan bahan Pokok di pasar juga di duga di alami beberapa pasar jakarta, seperti di Pasar Palsigunung Cimanggis dan Pasar Cijantung juga warga mengeluhkan soal lonjakan harga bahan pokok. Hal ini tentu membuktikan bahwa ada yang salah dari manajemen dan pengawas di lingkungan Kementerian perdagangan terhadap peminjaman harga bahan pokok di lapangan.

Bukan hanya Masyarakat di kejutkan soal harga Bahan Pokok yang melonjak. Namun warga juga di kejutkan dengan data dari IKAPPI yang menyebutkan bahwa Beberapa Pedagang di Pasar Tradisional juga telah terinfeksi Covid19. Menurut data IKAPPI terbaru per 6 Juli 2020 kurang lebih pedagang Pasar yang terkena kasus positif corona pedagang pasar tradisional telah mencapai 8333 kasus dengan 35 pedagang meninggal dunia.

“Meningkatnya angka positif Covid-19 Pedagang Pasar membuktikan Kalau menteri Perdagangan Agus Suparmanto tidak punya ide terhadap Pola transaksi pembeli dan Penjual di pasar, protokoler dan pengawas di pasar masih lemah. Masyarakat tentu khawatir untuk turun ke pasar,” jelas Rizal

Mengingat janji Politik Jokowi untuk memberantas Mafia Pasar, untuk itu kami dari Koalisi Pengawal Pasar (KAPPAS) menganggap sudah seharusnya Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di copot agar tidak menjadi beban Politik Jokowi.

“Mengingat kasus harga bahan pokok yang masih Melonjak dan ancaman kematian covid19 bagi Para pedagang Pasar yang masih belum usai.” tegas Rizal. (adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed