Tidak Semudah Itu MUI Dibubarkan

RadarKotaNews, Jakarta - Isu pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), dinilai hanya tindakan provokatif yang dilakukan sekelompok orang.

Demikian di katakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, Sabtu (20/11/2021).

"Terkait dengan penangkapan tiga terduga teroris yang melibatkan oknum MUI, mari jangan berpikir bahwa MUI perlu dibubarkan, dan jangan memprovokasi mengatakan bahwa pemerintah via Densus 88 menyerang MUI," kata Mahfud

Menurut Mahfud, meskipun yang ditangkap merupakan anggota MUI, bukan berarti Densus 88 menyerang secara kelembagaan.

"Teroris bisa ditangkap di mana pun, di hutan, mal, rumah, gereja, masjid, dan lainnya. Kalau aparat diam dan terjadi sesuatu yang bisa dituding kecolongan. Akan ada proses hukum dan pembuktian secara terbuka," imbuhnya.

Mahfud menjelaskan kedudukan MUI secara hukum sangat kuat dan penting. Maka dari itu, Mahfud menegaskan pembubaran MUI tidak bisa begitu saja.

Sebab kata Mahfud, kedudukan MUI itu sudah sangat kokoh karena sudah disebut di dalam beberapa peraturan perundang-undangan. Misalnya, di dalam UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Pasal 1.7 dan Pasal 7.c) juga di Pasal 32 (22) UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

"Posisi MUI kuat sehingga tak bisa sembarang dibubarkan," pungkasnya. (fy)

Penulis:

Baca Juga