Tenyata Soal Minyak Tanah Disperindagkop Sula Diduga Minim Koordinasi, Ini Buktinya

Ilustrasi kelangkaan minyak tanah/Mita di Kab. Kepulauan Sula

RadarKotaNews, Malut - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau Disperindagkop&UKM Pemda Kab. Kepulauan Sula, Provinsi Maluku-Utara, patut diduga lemah dalam fungsi pengawasan dan koordinasi.

Kelangkaan minyak tanah atau Mita yang belakangan marak terjadi Sula seharusnya tidak bisa disalahkan hanya satu pihak, karena sebenarnya tanggungjawab yang mutlak atas ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat itu ada dipihak pemerintah.

Apa lagi dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait diduga lemah dalam pengawasan dan minim dalam berkoordinasi.

Hasil telusur RadarKota misalnya, pada sebuah surat tertanggal 19/10/2022 pihak AMT Sanana Lestari pernah melayangkan surat dengan tujuan permintaan koordinasi terkait percepatan pemerataan minyak tanah di Sula, surat tersebut tembusannya ke Wakil Bupati, Sekda, serta Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, namun sampai sekarang surat tersebut tidak pernah direspon.

Surat PT. AMT Sanana Lestari ke Dinas Perindagkop dan UKM Pemda Sula.

Nampak terlihat tidak ada niat baik dari pemangku kebijakan di negeri ini, khususnya Kadis Perindagkop&UKM untuk membuat situasi menjadi baik, yang terlihat langkah Dinas Teknis dan Satgas BBM Subsidi Pemda Sula bergerak ketika masyarakat sudah menjadi korban, atau lebih tepatnya cenderung memperbaiki dan menyelesaikan masalah ketimbang melakukan langkah prefentif atau pencegahan timbulnya masalah.

Padahal yang dilakukan oleh PT. AMT Sanana Lestari sebagai mitra kerja sudah sangat tepat.

Ketika disinggung mengenai hal ini, Sofyan Anwar pimpinan Sanana lestari enggan menanggapi surat tersebut, menurutnya hari ini yang dibutuhkan adalah ’action’, bukan pencitraan.

"Kondisi yang ada sekarang, tidak tepat kalo kita saling menyalahkan, karena yang dibutuhkan saat ini adalah solusi, action yang masyarakat butuhkan", pungkas pria yang biasa disapa Ian, Rabu (7/12)
sambil membeberkan jadwal suplay Mita untuk esok hari

Sementara itu, diinformasikan untuk Suplay Mita, Kamis 8/12/2022, sebagai berikut.

  1. Pangkalan Rizky, Lorong depan Masjid Nurhayat desa Wailau
  2. Pangkalan Anugerah, Desa Umaga
  3. Pangkalan Maya, Desa Umaloya
  4. Pangkalan Fitriansyah, belakang rumah makan ikan bakar, Desa Falahu. (RL)
Penulis:

Baca Juga