Tak Boleh Ada Ruang Bagi Kaum LGBT

Ilustrasi

Oleh: Irma Setyawati, S.Pd

Allah SWT melaknat orang-orang yang melakukan kejahatan dan penyimpangan seksual seperti yang dilakukan kaum Nabi Luth, kaum Sodom.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al - Quran pada Surah Huud ayat 82, kaum Sodom ditimpa azab yang begitu pedih dan mengerikan akibat perbuatan mereka yang senang berhubungan dengan sesama jenis atau homoseksual.

Allah SWT pun mengazab kaum Sodom yang tak mau menghentikan perbuatan nistanya dan tak mau mengikuti seruan Nabi Luth. Allah SWT menghujani kaum Sodom dengan batu-batu yang panas dan membalikkan wilayah kaum Sodom. Kisah kaum Sodom itu sangat jelas menggambarkan kemurkaan Allah SWT pada orang-orang yang berbuat homoseksual.

Bahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ahmad, Rasulullah ketika menjelaskan golongan orang-orang yang mendapat laknat Allah sampai mengulang tiga kali tentang laknat Allah bagi orang-orang yang melakukan perbuatan seperti yang dilakukan kaum Sodom.

Dalam hadits yang melalui jalur Abdurrahman bin Mahdy, Zubair bin Muawiyah, hingga Ibnu Abbas menerangkan Rasulullah menjelaskan tentang orang-orang yang mendapat laknat Allah. Mereka adalah orang-orang yang menyembelih bukan karena Allah, orang-orang yang mengubah batas tanah, orang yang menyesatkan orang buta dari jalanan, dan sebanyak tiga kali dalam hadits itu disebutkan Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Luth.

Maka, tidak seharusnya kaum LGBT diberikan ruang untuk unjuk gigi di negeri muslim terbesar di dunia seperti Indonesia ini sebagaimana yang dilakukan oleh Deddy Corbuzier yang mengundang pasangan gay, Ragil Mahardika dan Fred dalam acara podcast-nya di YouTube. Video dengan judul 'Tutorial Jadi G4y di Indo!! Pindah ke Jerman Ragil dan Fred' tersebut diunggah pertama kali pada 7 Mei 2022. Namun setelah diunggah, video tersebut ternyata menuai protes dari sejumlah warganet.

Protes yang dilayangkan tersebut sampai meramaikan linimasa Twitter beberapa hari lalu. Tagar Unsubscribe Podcast Corbuzier (#UnsubscribePodcastCorbuzier) sempat menjadi trending topic di Twitter Indonesia dengan lebih dari 12 ribu tweet pada 9 Mei 2022.

Upaya penolakan sebenarnya tidak cukup hanya datang dari netizen atau beberapa tokoh masyarakat, tapi perlu ada peran seluruh lapisan masyarakat terlebih negara yang satu suara memandang bahwa perilaku LGBT adalah terkutuk yang harus sama-sama di tolak dan tidak perlu ada ruang sama sekali buat perilaku dan pelaku penyimpangan tersebut. Agar negeri kita diberikan keberkahan oleh Allah SWT, bukan malah kemurkaan.

Munculnya perilaku LGBT tidak bisa dilepaskan dari ide sekulerisme yang telah mendarah daging di tubuh manusia saat ini, termasuk umat Islam. Sehingga mereka menjadi manusia-manusia yang memisahkan dirinya dari agama. Sesuatu yang Allah laknat tidak mereka gubris, apa yang Allah haramkan bukan sesuatu yang mereka takuti. Begitulah masyarakat sekuler. Dan ini makin eksis ketika negara memberikan payung berupa sistem demokrasi yang menjamin kebebasan perilaku, sehingga makin menjadi jadilah manusia sekuler ini dengan gaya hidup bebasnya, termasuk kebebasan seksualnya.

*) Penulis adalah pemerhati masalah sosial

Baca Juga