oleh

Surat Kajian Pemindahan Ibu Kota Bikinan Jokowi Seperti Naskah Pengembang

RadarKotaNews – Surat kajian pemindahan ibu kota RI yang dikirimkan Presiden Jokowi ke DPR RI mendapat kritikan dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah

“Isi surat yang berisi 157 halaman Power Point itu belum berbentuk naskah akademik atau RUU,” kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/8).

Fahri menilai, isi surat kajian tersebut tidak ubahnya naskah pengembang dalam merencanakan pembangunan sebuah hunian.

Isinya, kata Fahri, hanya rencana pembangunan, bukan merancang sebuah ibu kota yang serius.

“Saya baca itu ya mohon maaf, saya baca naskahnya itu naskah ya Power Point,” kata Fahri

“Dan gambar-gambarnya itu banyak yang unik-unik lah. Masa disebut membangun hunian yang layak, terus ada gambar kayak hotel dan kamar hotel bintang lima, ini apa? Kayak pengembang,” tukasnya.

Karna itu Fahri menyebut, kajian  pemindahan Ibu Kota seharusnya dibahas bersama DPR. Selain itu, turut melibatkan para sejarawan dan ahli sebelum menentukan lokasi ibu kota.

“Harusnya itu dimulai dari sejarawan dulu, ngomong dulu. Di DPR itu didalami, bikin simposium dulu, kajian, panggil sejarawan, panggil founding fathers,” jelsanya.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed