oleh

SOP Kemenparekraf untuk Mencegah Virus Corona, Belum Terlihat

RadarKotaNews. Jakarta – Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pimpinan Wisnutahma dan Angela Tanoesoedibjo ihwal penyebaran virus corona di dalam dunia Pariwisata, di akui belum terlihat oleh Anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa.

Demikian disampaikan Ledia Hanifa saat menanggapi kabar adanya salah satu
Turis wisatawan China yang positif terpapar virus Corona terinfeksi setelah berlibur di Bali, Ahad (16/2/2020)

“Belum lihat” Padahal kata Ledia, Kemenparekraf harus punya SOP khusus jika ternyata ada wisatawan yang tidak terdeteksi tapi ternyata sudah berada di Indonesia dan sudah terinfeksi

Ledia menegaskan memang bukan menjadi kewenangan Kemenparekraf untuk mencegah virus corona. Namun, koordinasi dengan berbagai pihak terkait harus tetap dilakukan.

Di katakan Ledia bahwa, negara – negara tetangga Indonesia sendiri sudah menyatakan Corona menyerang negara mereka. Sementara, banyak penerbangan dari luar negeri banyak transit dari negeri mereka.

“Pemerintah semestinya memiliki sistem screening kesehatan yang tepat dan akurat,” tandas Politikus PKS ini.

Untuk diketahui kabar adanya seorang wisatawan asal China yang terjangkit virus corona ini setelah berwisata di Bali ini sempat membuat geger masyarakat Indonesia.

Menteri Kesehatan Terawan menegaskan turis China yang positif terpapar virus Corona terinfeksi setelah berlibur di Bali. Sehingga, ia tidak terinfeksi setelah tiba di Negeri Tirai Bambu, bukan ketika berada di Pulau Dewata.

Terawan menjelaskan kesimpulan tersebut didasari perhitungan masa inkubasi 14 hari sejak turis asal China tersebut meninggalkan Pulau Bali pada 28 Januari.

“Itu positifnya kena di sana (China),” kata Terawan di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Sabtu (15/2/20).(fri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed