oleh

Sistem Kapitalisme Gagal Melindungi dan Mensejahterakan Rakyat, BPNKP Sambangi DPR RI

RadarKotaNews, Jakarta – Badan Pekerja Nasional Kesatuan Perjuangan (BPNKP), Ade Irawan mendesak Pemerintah menyelenggarakan ekonomi untuk rakyat dan kami ingin negara hadir untuk rakyat. Sebab kata dia, DPR telah mengeluarkan produk-produk yang merugikan rakyat.

“Situasi negara kita sedang tidak baik-baik saja, situasi ini banyak di gunakan pengusaha nakal dengan mem PHK buruh,” kata Ade saat berunjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2020)

“Saya yakin kita hadir disini mewakili mereka (rakyat dan buruh) yang menjerit dengan situasi sekarang, karena itu, tolak PHK sepihak, gratiskan pembiayaan kesehatan dalam Bentuk Rapid test covid-19,” ujarnya

Pasalnya kata Ade, Wakil rakyat telah menghianati kita terbukti dari pengesahan UU minerba secara kompak mereka mengesahkannya.

Ditempat yang sama Azis mengatakan bahwa ditengah pandemi covid-19, perang dagang Amerika dan China sampai hari ini masih terus berlanjut. Bahkan kata dia, perang dagang antara kedua negara tersebut makin melebar ke mana-mana dan tidak berujung.

Menurut Azis, terbukti dari saling tuduh menuduh asal muasal wabah covid-19, Pandemic covid-19 juga telah menurunkan tingkat konsumsi masyarakat, sehingga banyak industry berbagai sektor mengalami penurunan omset dan gelombang PHK tidak bisa terkendalikan dan menambah jumlah pengangguran

Selain itu, di massa pandemic seperti ini mayoritas rakyat Indonesia mengalami kesusahan dalam persoalan ekonomi. Akan tetapi negara sampai hari ini belum mampu menjawab derita rakyat yang mencapai 267 juta jiwa.

“Terbukti dari beberapa fenomena yang muncul hari ini di tengan pandemic covid-19 seperti jumlah pengangguran di Indonesia meningkat, anjloknya harga beberapa komoditas pangan, pembiayaan rapid test dan swab mejadi ladang bisnis di kesehatan dan banyaknya kampus tetap menarik uang SPP.” tutup Azis.

Element yang tergabung dalam Badan Pekerja Nasional Kesatuan Perjuangan:
Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Barisan Masyarakat Indonesia (BMI)

(adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed