oleh

Serapan Anggaran Kemenkes Sangat Lamban Hal Itu Menjadi Perhatian di Komisi IX DPR

RadarKotaNews, Jakarta – Peringatan terkait lambannya penyerapan anggaran di bidang kesehatan yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Paripurna Kabinet. Pasalnya hal tersebut juga menjadi perhatian di Komisi IX DPR RI yang notabene merupakan mitra kerja Kementerian Kesehatan.

Hal tersebut di apresiasi Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay melalui acara Dialektika Demokrasi bertajuk Kemarahan Presiden Berujung Reshuffle Kabinet? di Media Center DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (7/2/2020).

Menurut Saleh apa yang disampaikan Pak Presiden itu juga menjadi perhatian Komisi IX DPR RI. Setidaknya dalam dua kali rapat kerja terakhir dengan Menteri Kesehatan, masalah lambannya penyerapan menjadi pembicaraan hangat saat itu

Menurut Saleh, dalam paparan saat rapat di Komisi IX DPR RI, Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa tingkat penyerapan anggaran masih 47 persen, masih tersisa 53 persen lagi. Dari 47 persen itu justru terserap oleh BPJS bidang kesehatan. Artinya masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan oleh Kementerian Kesehatan.

“Insentif tenaga medis untuk Covid-19 belum diselesaikan secara keseluruhan. Bahkan sejauh ini baru dibayarkan sebanyak 40 persen, sementara 60 persennya masih menunggu proses verifikasi data dari daerah,” jelas Saleh

Meski demikian, politisi Fraksi PAN itun mengaku bahwa penyerapan anggaran Kemenkes memang rendah, namun masih jauh di atas data yang beredar di masyarakat, yakni 1,53 persen. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed