oleh

Selamatkan Instansi Pendidikan Dari Bahaya Laten Korupsi

Radarkotanews.com – Ratusan massa Aliansi Mahasiswa Indonesia dan Indonesia Menggugat mendatangi gedung Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).  Kedatangan ratusan aliansi mahasiswa ini terkait adanya tindakan manipulasi, kolusi dan kurupsi secara sistematik dan terstruktur yang di lakukan rektor dan wakil rektor II Universitas Pakuan Bogor.

Sekretaris Jenderal Indonesia Menggugat (Sekjen IM) Ade Mulyana mengatakan tindakan yang dilakukan rektor dan wakil rektor II Universitas Pakuan Bogor, ada aktor pengendali dari luar Yayasan Pakuan Siliwangi, aktor tersebut tidak lain Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi yang merupakan anggota BPK RI.

“Hasil yang sudah kami kumpulkan dan kami lakukan evaluasi terdapat adanya pelanggaran kode etik terhadap anggota BPK yaitu Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi,” Ucap Ade disela-sela aksi di BPK RI (31/8/2015).

Lanjut Ade, kami meminta agar instansi pendidikan tidak di kendalikan oleh orang dari luar kampus. Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi menjadikan boneka rektor dan wakil rektor universitas pakuan bogor agar bisa melakukan konspirasi bersama.

Dalam aksinya Ade mulyana juga menyampaikan pernyataan sikapnya diantaranya mendesak majelis kehormatan Kode etik Anggota BPK agar segera memanggil, memeriksa dan menyidangkan Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi. Mendesak Kabareskrim Mabes Polri agar segera mengusut tuntas dugaan kasus kolusi dan korupsi pada proyek pembangunan gedung perkuliahan di Universitas Pakuan yang melibatkan rektor dan wakil rektor II Universitas Pakuan Bogor dan di duga kuat di kendalikan oleh Prof.Dr. Eddy Mulyadi Soepardi. Mendesak Mentri Riset, tekhnologi, dan Pendidikan tinggi agar meminta penjelasan resmi kepada rektor dan wakil rektor II universitas Pakuan Bogor tentang dugaan kasus kolusi dan korupsi pada Proyek pembangunan. Gedung perkuliahan di universitas pakuan yang melibatkan rektor dan wakil rektor II universitas pakuan Bogor dan diduga kuat di kendalikan oleh Prof. Dr. Eddy Mulyadi soepardi, anggota BPK-RI II Universitas Pakuan Bogor jika terbukti bersalah. Dan selamatkan Instansi Pendidikan dari bahaya Laten korupsi.

Selain berorasi dan melakukan pernyataan sikap massa juga mengelar spanduk yang bertuliskan ; AMI pecat Eddy Mulyadi Sebagai Anggota BPK-RI ; Selamatkan Instansi pendidikan dari Oknum Anggota BPK yang korupsi ; AMI : Pecat rektor dan wakil rektor univ pakuan bogor yang menjadi “boneka” Prof Eddy mulyadi.(F)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed