oleh

Sejumlah Negara Tunda Pemilu Akibat Covid-19

RadarKotaNews, Jakarta – Dalam catatan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), setidaknya ada 23 negara yang menunda proses pemilu. Akibat Covid-19 yang membuat ekonomi dunia ambruk dan politik terhenti. Proses demokrasi diberbagai negara ikut terhenti juga.

Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini beberkan 23 negara yang sudah putuskan tunda pemilunya (pemilu lokal, pemilu legislatif, pemilu presiden, referendum) akibat Covid-19

Selain Indonesia, Negara yang di maksud adalah Bolivia, Brazil, Chile, Colombia, Sri Lanka, Iran, Spanyol, Suriah, dan negara lainnya.

“Pemilihan pendahuluan Pilpres AS juga ditunda di 12 negara bagian,” kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini, Rabu (25/3/2020)

Untuk Indonesia, menurut Titi penundaan Pilkada 2020 serentak secara nasional tak cukup hanya dengan Keputusan dan Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tetapi harus Perppu.

“Apalagi dampaknya bisa sampai menggeser hari pemungutan suara. Karena kita perlu menjaga konsep keserentakan, maka perlu didukung kerangka hukum yang kuat yaitu melalui revisi terbatas UU Pilkada atau Perppu,” ungkap Titi

Revisi terbatas UU Pilkada untuk penundaan pilkada 2020 dirasa cukup sulit dilakukan di tengah situasi saat ini. Maka, yang lebih memungkinkan untuk diambil adalah mengeluarkan Perppu. “Perppu jadi lebih feasible.” (war)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed