oleh

Sebut Achsanul Qosasi Terima Uang 3 Milyar, FORMAD Pertanyakan Kesaksian Miftahul Ulum

RadarKotaNews, Jakarta – Ketua Umum Forum Mahasiswa Madura (FORMAD) Jabodetabek, Mohammad Gazali mempertanyakan pernyataan Miftahul Ulum mantan asisten pribadi Imam Nahrawi (eks Menteri Pemuda dan Olahraga) yang menyebut ada aliran dana ke anggota BPK Achsanul Qosasi dalam persidangan kasus dana hibah KONI pada Jumat (15/05).

Gazali menilai pernyataan Miftahul Ulum tersebut bisa menggiring opini publik yang liar, bahkan pembunuhan karakter yang mencoreng nama baik anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi yang juga tokoh Madura.

“Ini jelas pembunuhan karakter pak Achsanul Qosasi dan mencoreng nama baik beliau sebagai tokoh Madura yang juga tokoh pemersatu masyarakat Madura karena kecintaannya terhadap sepak bola,” kata Gazali kepada media (16/05/2020).

Gazali juga menyayangkan pernyataan Ulum yang menyebut nama besar pak Achsanul Qosasi di persidangan tersebut, Gazali harap pak Ulum bersaksi dengan sejujurnya atas kasus yang sedang dalam persidangan agar tidak timbul kegaduhan di ranah publik.

“Sangat disayangkan sekali, harusnya dalam persidangan saksi memberikan pernyataan yang sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya, jangan liar dan terkesan mengada-ada karena sangat merugikan pribadi pak Achsanul dan membuat gaduh publik karena tak tentu kebenarannya,” Terang Gazali.

Lebih lanjut, menyoroti proses hukum kasus KONI dengan terdakwa eks Menpora Imam Nahrawi, Gazali berharap saksi-saksi memberikan pernyataan yang benar dan sejujurnya.

“Saksi-saksi dalam persidangan pastinya sudah disumpah, tak boleh mengeluarkan pernyataan bohong,” lanjut Gazali.

Terakhir, ketua umum Formad Jabodetabek ini mengajak masyarakat agar tidak terbawa oleh opini-opini liar yang belum tentu kebenarannya dan terbawa arus ramai media yang sudut-menyudutkan tanpa bukti yang jelas.

“Saya yakin, pak Achsanul punya integritas dan sangat profesional dalam mengemban tugas. Saya harap masyarakat tidak terbawa opini-opini yang tak bisa dipertanggungjawabkan,” Tutup ketua umum Formad. (hafid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed