oleh

Ray Rangkuti: UU Kepolisian Perlu Dikaji Ulang

RadarKotaNews, Jakarta – Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti melihat secara umum kesejahteraan Polisi bisa dikatakan sudah lebih baik saat ini. Namun perlu dan harus ada perubahan dalam tubuh Kepolisian itu sendiri.

Menurutnya, masih ada penanganan Polisi yang dianggap kurang profesional, seperti penanganan menyampaikan aspirasi di muka umum, penanganan kasus makar yang dianggap berlebihan. Lalu masih ada Polisi yang main pukul, oknum yang jual-beli kasus, kemudian penggunaan senpi yang tidak pada tempatnya.

“Masyarakat kita semakin pintar dan beradab, namun masih ada oknum Polri kita yang memiliki maindset yang tidak profesional,”kata Ray dalam diskusi bertajuk “Peran Polri sebagai fungsi keamanan, ketertiban dan pelayanan masyarakat,” di kawasan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020)

“Perlu kita ketahui bahwa Polri kita ini adalah Sipil yang dipersenjatai, bukan lagi militer,”

Maka dari itu, tambah Ray, bagi anggota Polri yang memiliki senpi jangan bergaya seperti militer, karena senpi itu digunakan sebagai alat untuk digunakan apabila dalam keadaan dan situasi yang membahayakan, seperti mengungkap kasus terorisme.

Tidak hanya itu Ray menilai, saat ini masih banyak Polisi yang memiliki rangkap jabatan. Statusnya Polisi, tapi ketua PSSI dan ada lagi statusnya Polisi, tapi ketua KPK. “Jangan ada lagi Kepolisian yang berada di luar dari institusi Polri itu sendiri.”

Militer saja (TNI) bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Polisi itu harus independen. Jangan sampai masyarakat yang kristis saat ini, akan selalu berdemo kepada Presiden jika ini terus dibiarkan.

Ray berharap, Pemberantasan korupsi saat ini harus ditangani serius dan independen. Karena itu, Presiden harus merevisi UU Kepolisian, agar jangan sampai ada tumpang tindih dalam penanganan kasus korupsi saat ini. Seperti kejadian kemarin dimana petugas KPK mau geledah, namun karena surat belum ditanda tangani jadi gak bisa masuk.

“Jangan sampai hal ini terjadi kembali dikemudian hari. Terkait revisi UU KPK dan UU Kepolisian perlu dikaji ulang, agar Polisi kita bisa lebih profesional.” tutup Ray.(Dirga)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed