oleh

PPAD Gruduk DPR RI, Bubarkan Grab Car, Uber Car

Radarkotanews.com – Ratusan massa menggelar aksinya di depan Gedung MPR/DPR RI mereka mengatasnamakan dirinya dari Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) terkait dengan maraknya angkun umum berplat hitam.

Dijelaskan Pimpinan Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD), Cecep Handoko mendesak kepada Anggota DPR RI untuk menggunakan hak intetpelasi memanggil Presiden dan Menkoinfo terkait beroperasi uber yang jelas melanggar undang-undang.

Selain itu, Meminta Pemerintah untuk pembekuan operasional perusahaan aplikasi yang menjadi perantara beroperasinya angkutan illegal berplat hitam seperti Grab Car, Uber Car dll, karena melanggar UU No.22 tahun 2009 tentang Angkutan jalan.

Dan Meminta pembekuan aplikasi angkutan plat hitam (Grab dan uber) serta cabut surat edaran BPTSP No.3640/I.818/I tentang masa berlaku angkutan umum dan perda No.5 tahu 2014 tentang transportasi.

“Rudiantara Menhub telah menyepakati bahwa Grab car disahkan dan membela investor asing. Kami tidak akan berhenti untuk memperjuangkan hak hak kami. Menkoinfo jangan berbuat seenaknya jangan rakyat dibuat susah, tutup aplikasi online sekarang juga.”Ujar cecep di sela-sela aksinya, jakarta, selasa (22/03/06)

Lanjut cecep, Ia minta Komisi V DPR untuk memanggil Menkoinfo dan segera tutup aplikasi online. Wakil rakyat harus mendengarkan aspirasi rakyat jangan hanya duduk dan diam.”tutupnya.(Bayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed