oleh

Perludem: Pemilu Harus Sinkron Dengan Pelaksanaan Pemilu Serentak

RadarKotaNews, Jakarta – Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini meminta pemungutan suara yang dilaksanakan serentak dengan terbagi atas pemilu serentak nasional untuk memilih DPR, Presiden, dan DPD yaitu dua tahun stelah pemilu serentak nasional dilaksanakan.

“Pemilu serentak daerah untuk memilih DPRD provinsi, DPRD kab/kota, Gubernur, Bupati, dan Walikota,” kata Titi saat diskusi bertajuk “Implikasi Putusan MK Terhadap Desain Sistem Pemilu Serentak yang Konstitusional,” di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020)

Sementara kata Titi, MK mengubah pendiriannya soal konstitusional pemilu serentak 5 kota sebagai satu-satunya pilihan yang konstitusional sebagaimana termuat dalam putusan MKNo.14/PUU-XI/2013 (23 Januari 2014).

“Pilihan pemilu serentak nasional dan pemilu serentak adalah konstitusional. Pemilu DPR, DPD dan Presiden tidak boleh dilaksanakan terpisah,”jelas Titi

Karena itu, desain kelembagaan pemilu kita harus sinkron dengan pelaksanaan pemilu serentak, serta desain penegakkan hukum pemilu yang bisa menopang.(wawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed