oleh

Perlu Ada Pelurusan Regulasi dalam masalah KBB

Radarkotanews.com – Menanggapi masih adanya sikap intoleransi dikalangan antar umat beragama di Indonesia, Pakar Bimas Islam Prof. Machasyim menilai  perlu ada pelurusan terhadap berbagai aturan yang mengatur masalah Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan  (KBB). Sebab beberapa aturan yang bermunculan justru tidak sejalan dengan konstitusi, ironisnya sikap intoleran justru lebih diterima masyarakat.

Padahal menurutnya didalam konstitusi UUD 1945 pasal 18 dan 29 telah dengan jelas mengatur regulasi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, bahkan tanpa disebutkan nama agama.

Machasyim juga menambahkan, peran para Pimpinan Daerah untuk secara berkelanjutan menjaga harmonisasi didaerah dan adanya arahan dari Pimpinan Negara bahwa setiap orang berhak melakukan ibadah dengan cara yang berbeda sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing sangat perlu dilakukan.

“Dari segi regulasi sebelum ada undang-undang lain baik, baik di tingkat pusat maupun daerah, kita punya pasal  29 dan 18 pada Konstitusi. Kemunculan beberapa aturan yang tidak sejalan dengan konstitusilah yang seharusnya diluruskan”, ujar Machasyim di kantor Kementerian Agama RI jl. MH. Thamrin No.6, Jakarta Pusat saat mengikuti acara Diskusi Publik dan peluncuran Buku Panduan Pemerintah Daerah Dalam Perlindungan Hak Beragama dan Berkeyakinan, Senin (30/11/2015).(SA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed