Penembak Laskar FPI di Km 50 Terancam 15 Tahun Penjara

RadarKotaNews, Jakarta - Sidang perdana penembakan Laskar Front Pembela Islam (FPI) dengan terdakwa Fikri Ramadhan di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (18/10/2021)

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Donny M Sanny, SH, Mh membacakan surat terdakwa Briptu Fikri Ramadhan, anggota Resmob Polda Metro Jaya terkait kasus penembakan empat anggota Laskar FPI di Km 50 Tol Jakarta - Cikampek.

Dakwaan pasal yang dikenakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal 338 KUHP / tindak pidana pembunuhan dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun. Pasal 55 ayat (1) mengatur mengenai orang yang turut serta melakukan perbuatan pidana.

Pasal 351 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal 351 ayat (1) mengatur soal penganiayaan dengan ancaman maksimal dua tahun delapan bulan penjara.

Terdakwa menanggapi, telah mengerti dan memahami isi dakwaan JPU dan meminta permohonan kepada majelis hakim menyerahkan perkara tersebut kepada Penasihat Hukum terakhir

Dalam kesempatan itu, penasihat hukum terdakwa membacakan eksepsi bantahan/penguatan perkara

Terkait hal itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akan menghadirkan Saksi 8 orang untuk persidangan berikutnya dan memohon kepada majelis hakim untuk melaksanakan persidangan 2 kali seminggu. (adrian)

Penulis:

Baca Juga