oleh

Pemuda dan Mahasiswa Jakarta Desak Anies Copot Kepala Satpol PP

RadarKotaNews, Jakarta – Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Sena Annata mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya diakhir Ramadhan dan menjelang Idul Fitri masyarakat menyerbu pusat perbelanjaan dan pasar tradisional berbelanja baju baru untuk dipakai saat lebaran. Begitu juga menjelang Idul Fitri tahun ini. Sebagian masyarakat nekat mendatangi pusat perbelanjaan seperti Pasar Tanah Abang.

Padahal, kata Sena, Pemerintah Provinsi DKI masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait Pandemi Covid-19. Pusat perbelanjaan seperti Tanah Abang termasuk yang dilarang untuk beroperasi atau harus tutup.

Namun demikian kita sempat dikejutkan dengan fakta dilapangan Pasar Tanah Abang buka seperti biasa dan dipadati pengunjung. Ironisnya bukan hanya Pasar Tanah Abang yang buka. Kami sempat menyaksikan Pasar Koja Baru di Jakarta Utara juga sempat buka beberapa hari meski hari ini para pedagang di pasar tersebut menutup kiosnya.

“Selain menegakkan Perda Satpol PP adalah pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban akan pelanggaran PSBB yang terjadi didepan mata. Pasar Tanah Abang sangat dekat dengan kantor Gubernur dan Kantor Walikota Jakarta Pusat. Tapi melakukan pembiaran atas pelanggaran PSBB,” kata Sena di Jakarta, Jumat (22/5/2020)

Sena menilai, Satpol PP telah gagal melaksanakan Pergub No.41 tahun 2020. Kepala Satpol PP harus menjelaskan kepada publik kenapa gagal menjalankan Pergub No.41 tahun 2020 tersebut. Sebagai epicentrum penyebaran Covid-19. “Pemprov DKI Jakarta seharusnya benar-benar menegakkan pelaksanaan PSBB untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.” tegas Sena

Hal senada diungkapkan Joko Apriyanto, Sekretaris Umum PW PERISAI DKI Jakarta ini geram menyaksikan Pasar Tanah Abang dipadati pengunjung. Karantina mandiri yang dilakukan dirinya selama PSBB berlaku terasa jadi sia-sia.

“Rasanya sia-sia kita karantina mandiri dengan membatasi semua aktifitas sosial dan menjaga jarak aman demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menjelang Ramadhan Pasar Tanah Abang dipadati pengunjung. Terus apa yang dilakukan Satpol PP disana. Kok diam saja? Arifin telah gagal menjalankan perintah Gubernur mengawal PSBB di Jakarta, khususnya di Pasar Tanah Abang,” kata Joko

Menurut Joko, Berjubelnya pengunjung di Pasar Tanah Abang dan beberapa pasar tradisional lain di Jakarta merupakan tamparan paling keras untuk Gubernur Anies Baswedan selama PSBB berlangsung. Semua kerja kerasnya selama ini memastikan Jakarta segera pulih dari Covid-19 sia-sia karena ketidakbecusan Arifin sebagai Kepala Satpol PP.

“Ini bukan kegagalan Arifin yang pertama sebagai Kepala Satpol PP, sebelumnya dia telah gagal dalam hal mengurus penegakkan hukum terkait reklame. Masih ditemukan reklame bodong yang roboh dan merenggut nyawa warga Jakarta. Sekarang saat yang tepat Gubernur Anies Baswedan mencopot Arifin sebagai Kepala Satpol PP DKI Jakarta,” pungkas Joko. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed