oleh

Pemuda dan Mahasiswa berpelukan, luruskan persepsi terkait tulisan Baliho demo OTT DPRD

RadarKotaNews, Kepsul – Hal menyejukan terjadi dimalam Natal 2019, dimana ‘miss understanding‘ atau salah persepsi antara Pemuda Desa Fagudu dan Mahasiswa organisasi LMND Kepulauan Sula (Kepsul) terkait baliho Aksi Penuntasan Kasus OTT Oknum DPRD beberapa waktu lalu berakhir dengan saling berjabat tangan dan berpelukan, ini terjadi pada Selasa malam (24/12).

Awal cerita Pemuda Fagudu merasa keberatan dengan baliho aksi dari teman-teman mahasiswa yang bertuliskan “Fagudu Bage-bage Doi”, keberatan karena merasa nama Desa mereka tercemar.

Untuk itu Ketua Pemuda Desa Fagudu, Safrudin Buamona, S. sos bersama Pemuda Desa Fagudu mendatangi Sekretariat Organisasi Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi atau LMND yang bertempat di Desa Mangon guna mempertanyakan maksud tulisan tersebut.

Kedatangan Bang safrudin sekitar ba’da┬áIsya disambut hangat Ketua LMND EK. Sanana Suwandi Kailul bersama pengurus, serta Senior LMND Kota Sanana Isrudin Koroy.

Dalam pertemuan itu dijelaskan bahwa maksud dari pada penulisan tersebut adalah karena ‘Tempat Kejadian Perkara’ atau TKP berada di Desa Fagudu.

Kedua belah pihak bersikap bijak, dengan mempunyai kesadaran tinggi bahwasannya mereka sama-sama anak Negeri.

Dalam rilis, photo dan record yang diterima awak media, Bang Safrudin mengatakan.

“Persoalan Baliho bertuliskan fagudu bage-bage doi Kami anggap selesai dan clear, karena Adik-adik mahasiswa juga sudah menjelaskan secara rasional dan Kami bisa menerima dengan lapang dada,” Ucap Ketua Pemuda Fagudu.

Selanjutnya Bang Safrudin juga mengatakan bahwa ini merupakan bentuk atau langkah awal silaturahmi antara Pemuda Fagudu dan adik-adik Mahasiswa Organisasi LMND, harapannya kedepan setiap ada permasalahan antara pemuda bisa diselesaikan secara kekeluargaan atas dasar Anak Negeri dan Orang Basudara.

Sementara itu dari pihak LMND baik Ketua Suwandi maupun Isrudin merasa senang dengan kedatangan Abang-abang dari Desa Fagudu, dan sangat mengormati Bang Safrudin Buamona beserta rombongan, berikut pernyataan Isrudin kepada Awak Media,

“Saya sangat Bangga, terutama dengan Bang Safrudin dan Abang-abang dari Desa Fagudu terima kasih banyak, bimbingannya. Dengan cara bijak bisa menyelesaikan polemik ini, karena memang seharusnya kita bergandeng tangan sebagai anak negeri, musuh Kita adalah Koruptor, musuh Kita adalah Pelaku Suap OTT Oknum DPRD, dan Kami dari LMND akan terus menyuarakan itu, pungkas Isrudin.

Dikabarkan pertemuan malam itu berakhir dengan saling berjabat tangan, berpelukan dan photo bersama dalam suasana yang menyejukan. (RL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed