Pemprov DKI Bakal Buka PTM 100 Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria

RadarKotaNews, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan akan membuka opsi Pembelajar Tatap Muka (PTM) ke 100 persen setelah adanya pemberlakukan PPKM Resmi dinyatakan ke level 2.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan, saat ini pemprov DKI Jakarta sedang menyusun secara terperinci perihal kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di wilayah DKI Jakarta.

Orang nomor dua di DKI Jakarta itu memastikan, keputusan tersebut akan diambil setelah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait status DKI Jakarta.

“Saat ini di Pemprov sedang menyusun kebijakan selanjutnya yang menjadi tugas kami. Apakah akan kembali ke 100 persen?, itu kami masih menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat,” ujar Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/3/2022).

Wagub menegaskan bahwa, perihal kebijakan PTM di wilayah DKI Jakarta tidak bisa lansung diputusakan. Hal tersebut dikarenakan merupakan wewenang dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Seperti kita tahu bersama bahwa, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ini menjadi kebijakan Kementerian Pendidikan, Jadi kita tunggu nanti kita lihat,” ungkapnya.

Sekedar informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah kembali menerapkan Pemberlakukan Pembataan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 2 setelah sebelumnya dimumkan berstatus PPKM level 3 pada beberapa waktu lalu.

Aturan level 2 tersebut akan berlaku selama sepekan yakni dimulai sejak hari ini 8 Maret sampai dengan 14 Maret 2022. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2022 terkait PPKM level 4,3, dan level 2 untuk Wilayah Jawa-Bali.

Berikut bunyi Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2022

“Untuk wilayah kabupaten/Kota dengan kriteria level 2 yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kota Administrasi Jakarta Pusat,” tutupnya.

Penulis:

Baca Juga