oleh

Pemecatan Evi Novida Sesuai Aturan

RadarKotaNews, Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan untuk memberhentikan tetap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting Manik. Pemecatan ini tercantum dalam Putusan Nomor 317-PKE-DKPP/X-2019. Evi dinilai terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

Menanggapi pemecatan Evi tersebut, Politikus PAN Saleh Partaonan Daulay mengajak semua pihak untuk menghormati apapun keputusan DKPP.

“Putusan itu tidak serta merta dijatuhkan, sudah ada proses pemeriksaan. Saya yakin proses pemeriksaan dan pengujian perkaranya sudah dilakukan sesuai dengan aturan,” kata Saleh dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (19/3/20).

Menurut Saleh, putusan seperti ini mungkin adalah pilihan terakhir yang dimiliki DKPP. Demi menjamin terlaksananya pilkada-pilkada secara jurdil dan transparan, yang dinilai bersalah dan tidak profesional perlu diganti.

“Ini juga akan menjadi cermin bagi para penyelenggara lainnya. Mereka yang sekarang sedang bertugas di pusat, provinsi, dan kabupaten harus meningkatkan kinerjanya. Sebab, mereka diawasi dan dicermati oleh masyarakat,” ungkap Anggota Komisi IX DPR RI ini.

Secara prosedural, kata Saleh, rekrutmen komisioner KPU dinilai sudah benar. Kalaupun ada masalah setelahnya, kemungkinan itu bukan pada aspek rekrutmennya. Bisa dikatakan lebih pada orangnya.

“Yang direkrut itu kan hampir semuanya yang sudah punya pengalaman. Punya pengalaman di provinsi atau di lembaga kepemiluan tingkat nasional. Artinya, kapasitas mereka sudah tidak diragukan lagi. Kalau ada penyimpangan, itu lebih pada tanggung jawab individual,” terangnya.

Saleh juga menilai, tidak ada kelompok masyarakat yang mempersoalkan hal itu. Karena pemilunya sudah usai, masyarakat justru sekarang sedang menunggu presiden/wapres terpilih menunaikan janjinya.

“Soal pemilu, masyarakat malah lebih berorientasi pada pemilu yang akan datang. Sangat jarang yang mau mengungkit yang sudah lewat,” pungkasnya. (war)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed