P-KSP Desak Kementerian PU & PR Membayar Ganti Rugi Hak Atas Tanah Warga Papua

RadarKotaNews, Jakarta - Sejumlah massa mengatasnamakan diri dari Pergerakan Keadilan Masyarakat Papua (P-KSP) berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian PU & PR RI Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Rabu (13/10/2021)

Mereka Meminta Menteri PU & PR RI untuk segera membayar ganti rugi tanah hak Ulayat Laut atas proyek pembangunan Jerambah Beton Kampung Nelayan Hamadi Kota Jayapura.

Dalam kesempatan itu, Jhon Numberi mengatakan bahwa wakil Menteri ini adalah lulusan sekolah di Papua, dia adalah teman saya, "kau jangan bikin malu saja, bayar apa yang menjadi Hak atas Tanah warga Papua," kesalnya

Selain itu, Numberi menyebut bahwa Jokowi menyampaikan kepada Kapolri agar memberantas Mafia Tanah, namun hingga saat ini mafia tanah di Tanah Papua belum di sentuh sama sekali, padahal kata dia, pembangunan jalan trans Papua menjadi agenda pemerintah pusat.

"Nilai ganti rugi yang belum kami terima cuma 30 Milyar, namun kenapa hingga saat ini tidak ada penyelesaian kepada keluarga Ireeuw, padahal PU PR punya nilai ratusan Milyar untuk anggaran ganti rugi tanah," jelas Numberi.

Tidak hanya itu, Rizal Munir juga ungkapkan bahwa dirinya adalah tim pemenang Jokowi, dan atas kemenangan tersebut, bapak yang saat ini berada di dalam gedung kementrian ini, waktu itu bapak menjanjikan akan menyelesaikan permasalahan ini

Menurut Rizal, dirinya sudah bertemu dengan bapak wakil Menteri, dengan Dirjen, namun semua adalah omong kosong.

"Saya adalah anak adat dari Papua, yang menuntut atas Hak atas tanah adat ulayat yang belum di bayar oleh kementrian PU PR," pungkas Rizal. (adrian)

Penulis:

Baca Juga