Mita Langka Di Sula, Sanana Lestari ’Pasang Badan’ Turun Ke Lapangan

PT. AMT. Sanana Lestari Distributor BBM Jenis Tertentu/Minyak Tanah (Mita) di Kota Sanana, Kab. Kepulauan Sula

RadarKotaNews, Malut - BBM tertentu jenis Mita atau Minyak Tanah belakangan ini menjadi barang langka di Sula, khususnya didua kecamatan, yakni Kec. Sanana Kota dan Sanana Utara.

Pemandangan antrian masyarakat pada setiap pangkalan/agen yang menjadi mitra PT. AMT Sanana Lestari, yang mendapatkan pasokan langsung diserbu warga, terutama kaum Ibu, sehingga menimbulkan antrian.

Sanana Lestari sendiri merupakan salah satu distributor penyaluran Mita untuk wilayah Pulau Sulabesi.

Fenomena langkanya Mita ditingkat pengecer sehingga masyarakat menyerbu pangkalan menjadi tanda tanya yang harus dijawab.

Kemana belasan Ton Mita yang dipasok Pertamina ke Sanana Lestari kemudian disuplay ke pangkalan ???
Sumber RadarKota menyebutkan bahwa keanehan terjadi ketika ribuan liter Mita yang baru disuplay ke pangkalan tiba-tiba ludes hanya dalam waktu yang singkat.

Hal ini kemudian menjadi perhatian APH dan Dinas Teknis Pemerintah Daerah Kab. Kepulauan Sula, yakni Disperindagkop dan UKM serta satgas BBM Subsidi Pemda Sula, karena di Kab. Sula, mayoritas masyarakat memasak masih menggunakan kompor berbahan bakar Mita.

Banyak kalangan mencurigai bahwa Mita Subsidi untuk masyarakat dilarikan para ’spekulan’ untuk kebutuhan pekerjaan jalan yang seharusnya menggunakan BBM Industri, maklum saja ada ’cuan’ yang lumayan antara harga Mita Subsidi dan Industri, lalu kemudian apakah masyarakat harus menjadi korban?

Sofyan Anwar, Direktur PT. AMT Sanana Lestari ketika dikonfirmasi RadarKota mengatakan jika pihaknya sudah mensuplay Mita sesuai kebutuhan masyarakat.

”Terkait langkanya Mita beberapa hari belakangan ini, kami dari Sanana Lestari turun lapangan untuk mengawal langsung suplay kami ke pangkalan, dan memastikan pangkalan yang menerima suplay melayani masyarakat bukan pihak-pihak tertentu”, ungkap pria yang akrab disapa Ian ini. Selasa (6/12).

Ian berharap tidak ada kepanikan ditingkat masyarakat (panic buying), sehingga melakukan aksi borong Mita secara berlebihan, untuk itu dirinya sepakat untuk dilakukan pembatasan pembelian.

Kepada awak media kami, Sofyan Anwar juga membagikan schedule untuk besok Rabu 6/12/2022, pangkalan yang mendapat kuota suplay Mita dari Sanana Lestari.

”Untuk besok, masyarakat bisa mendapatkan Mita dipangkalan Nurlaila (samping kantor PLN, desa Fogi), kemudian pangkalan Amalia (belakang BRI unit lokasi timbunan, desa Fatce), dan juga pangkalan Rahmat (depan toko Asia Makmur, desa Waihama), serta pangkalan Rizki Kamarullah (belakang SD Negeri I Sanana, desa Mangon), mohon diinformasikan ke masyarakat setempat”, pungkas Ian.

Dirinya mengatakan bahwa Sanana Lestari siap ’pasang badan’ terkait langkanya Mita dipasaran, namun Ian menolak mengomentari terkait berbagai dugaan ’praktek jahat’ dibalik langkanya Mita di Kota Sanana dan sekitarnya.

”insha Allah, Jumat nanti keadaan sudah relatif stabil, saya upayakan, dan lebih cepat keadaan stabil itu lebih baik”, tutup Sofyan Anwar.

Sementara itu sampai berita ini ditayangkan, belum ada rilis resmi dari Pemda, terutama dinas terkait Perindagkop&UKM terkait kelangkaan Mita

Menurut catatan kami, fenomena antrian BBM bersubsidi baik jenis penugasan atau jenis tertentu kerap terjadi, namun dinas Perindagkop disinyalir lebih banyak 'cuci tangan’ ketimbang mengurai permasalahan.(RL)

Penulis:

Baca Juga