oleh

Mentri PP Dan PA Kawal Dan Pantau Proses Hukum Kasus Kekerasan Anak Di Kediri

Radarkotanews.com – Menteri PP dan PA, Yohana Yembise didampingi Deputi Perlindungan Anak, Pribudiarta dan Staf Khusus Albaet Pikri pada hari senin melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat di Kota dan Kabupaten Kediri, untuk memantau perkembangan kasus kekerasan seksual yang menimpa 17 anak dengan tersangka pengusaha berinisial SS.

Kunjungan pertama berlangsung di rumah dinas Walikota Kediri. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar dan Kapolres Kediri Kota, AKBP Bambang Widjanarko Baiin, Menteri Yohana menyatakan akan mengawal serta memantau proses penegakan hukum kasus ini baik ditingkat penyidikan dan penuntutan agar pelaku mendapat hukuman setimpal sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Salah satu penyebab terjadinya kasus kekerasan anak ini yaitu kenakalan anak dan remaja sebagai dampak dari kemajuan teknologi seperti media sosial, smartphone, banyak anak membuka situs pornografi serta meniru hal hal negatif yang terkandung di dalamnya.”ujar Yohana Yembise di Kediri, kamis (21/04/2016)

Dalam kunjungan di tempat berikutnya yaitu Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngasem Kabupaten Kediri, Menteri Yohana menemui Jajaran Kejari Kabupaten Kediri untuk memantau perkembangan proses hukum dari kasus tersebut, “Kasus kejahatan seksual dengan tersangka SS sudah dalam tahap pemeriksaan di pengadilan.

Tersangka dijerat dengan pasal 76E Undang – Undang (UU)Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan dari UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan tuntutan hukuman maksimal 15 tahun penjara denda 5 (lima) miliar rupiah.

Menteri PP dan PA mengatakan saat ini korban telah dikembalikan ke keluarga masing-masing dan telah melakukan aktivitas sekolah seperti biasa dengan pendampingan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

“Kami sangat mengapresiasi langkah aparat kepolisian yang telah memberikan rehabilitasi dan trauma healing kepada korban, serta Kejaksaan dan Walikota Kediri untuk menyelesaikan kasus-kasus kekerasan yang diterjadi di masyarakat khususnya terhadap perempuan dan anak. Dalam kasus ini kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus SS kepada aparat penegak hukum yang berwenang di Kabupaten dan Kota Kediri.

”Menteri PP dan PA juga mengunjungi Polres Kabupaten Kediri untuk memantau perkembangan kasus, dilanjutkan dengan kunjungan ke SMP Negeri 1 Kota Kediri untuk berdialog dengan siswa dan siswi serta guru terkait dengan pencegahan kekerasan di Sekolah.

“Kita harus menjaga anak agar tidak melakukan tindak kekerasan atau menjadi korban kekerasan. Jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk kekerasan ke lembaga yang ada seperti P2TP2A, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA).”Kunjungan diakhiri dengan pertemuan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Yayasan Kekuatan Cinta (LSM YKC) di Hotel Grand Surya Kediri untuk membahas hasil laporan perkembangan kasus kekerasan anak di Kediri dengan tersangka SS.(IV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed