oleh

Menteri Ugal-Ugalan Seperti Saat Ini Harus Segera Diberi Peringatan Keras

Radarkotanews.com  – Belum sepekan menjadi menteri hasil reshuffle, Rizal Ramli (RR) sudah membuat kegaduhan. Pertama ribut dengan menteri BUMN Rini Suwandi terkait dengan rencana pembelian pesawat Garuda. Belum kelar urusan dengan Rini, Rizal Ramli sudah menyodok Wapres Jusuf Kalla dalam rencana pembangunan listrik 35000 Mega watt. Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menyebut Rizal Ramli sebagai menteri ugal-ugalan yang layak di beri peringatan keras.

“Saya rasa menteri ugal-ugalan seperti saat ini harus segera diberi peringatan keras, karena hanya menimbulkan kekisruhan dan mengganggu kinerja kementerian lainnya,” kata Hari Purwanto di Jakarta, Kamis (20/08).

Menurutnya, kemampuan Rizal Ramli dalam memimpin kementeriannya, karena selalu berkomentar yang bukan wilayah tugasnya.

Hari Purwanto menilai menteri ugal-ugalan seperti ini tidak akan membantu pemerintahan jokowi dalam mewujudkan nawacita. “Justru hanya membuat permasalahan baru saja,” pesannya.

“Secara kapasitas saya tidak yakin Rizal Ramli mampu bekerja dengan baik di posisi menteri sekarang ini, saya melihat menteri ugal-ugalan seperti ini pantasnya di posisi yang sebelumnya saja sebagai komisaris bank BNI,” anjurnya.

“Reshuffle kabinet yang belum lama terjadi, merupakan sinyal kurang puasnya Presiden terhadap kinerja para pembantunya yang di harapkan dapat bekerja keras untuk mewujudkan program Nawacita.”nilai Hari.

Menteri-menteri yang baru di harapkan presiden dan masyarakat dapat bekerja lebih baik lagi. Namun sayangnya, belum lama menteri yang baru diangkat, sudah membuat kesal presiden.

“Sudah saya sampaikan, itu adalah target kebutuhan. Tugasnya menteri mencari solusi,” ujar Presiden Jokowi (merdeka.com rabu, 19/8/2015: “Ini tanggapan Jokowi soal perseteruan JK versus Rizal Ramli”)

“Statement ini harusnya menjadi teguran keras terhadap menteri agar lebih fokus lagi dalam kinerja dan mengingatkan soal etika,” tutu Hari Purwanto.(Id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed