oleh

Menpan RB Harus Punya Terobosan Terkait Pengangkatan K2 Menjadi PNS

Jakarta, Radarkotanews.com – Dalam Rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Mentri Pendayagunaan Reformasi Birokrasi pada tanggal 20 Januarai 2016  menyimpulkan bahwa tidak akan ada pengangkatan ASN/PNS dalam tahun-tahun kedepan, padahal dalam rapat sebelum nya pada tanggal 15 September 2015 lalu telah mengambil kesimpulan bahwa akan ada pengangkatan 439.955 ribu ASN/PNS yang masuk dalam kategori K2 yang dilakukan oleh pemerintah dalam 4 tahap sampai pada tahun 2019, jadi pertahun nya rata-rata sekitar 110 ribu Honorer K2.

Hal tersebut di sampaikan Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Hanura, Frans Agung MP Natamenggala kepada awak media di jakarta, minggu (07/02/2016).

Menurutnya, Sebelum menyepakati kesimpulan rapat kerja pada desember lalu, antara komisi II dengan Kemenpan RB Memang muncul pernyataan dari Menteri Yuddy Crisnandi bahawa pengangkatan para honorer K2 akan terkendala pada biaya sebesar kurang lebih 34 triliun, dan Menpan RB tidak sanggup menyediakan uang sebesar itu, katanya.

Tapi kemudian Rapat Kerja (Raker) antara Komisi II DPR RI dan Menpan) sepakat untuk mengangkat Honorer tersebut dan mencarikan solusi terbaik termasuk yang terkait anggaran Komisi II akan membantu komunikasi kepada Kementerian Keuangan, tapi yang Frans herankan pada saat raker tanggal 20 Januari 2016 lalu, Menteri Yuddy Crisnandi sangat mengagetkan kita menyatakan bahwa tidak akan ada pengangkakan PNS pada tahun ini, karena beberapa alasan, ungkapnya

Pertanyaan nya masalah nya dimana? lanjut Frans, jika terkait keuangan Komisi II akan bantu, terkait UU juga dirinya akan Bantu, jadi ini soal keinginan dan terobosan, Frang menambahkan, jika seperti ini pak menteri kami pertanyakan komunikasi nya dengan pak Presiden baik atau tidak? Pak Jokowi kami rasa orang yang terbuka dengan masukan, pasti dia akan berikan solusi, apalagi akan ada rencana aksi besar dari para Honorer tersebut, intinya harus kita pecahkan bersama-sama.tutupnya. (Dele)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed