oleh

Maulid Nabi, Azis Syamsuddin Berharap Masyarakat Indonesia Perkokoh Kesatuan dan Persatuan

RadarKotaNews – Beberapa hari ke depan, umat muslim akan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan kalender masehi, Maulid Nabi Muhammad 1441 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, tanggal 9 November 2019.

Wakil Ketua DPR RI, Muhammad Azis Syamsuddin mengatakan Maulid Nabi menjadi perayaan istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, yang diperingati setiap tahunnya.

Azis berharap Maulid Nabi dapat meningkatkan toleransi sesama anak bangsa. Dia juga mengimbau kepada seluruh Muslim Indonesia untuk memaknai Maulid Nabi dengan meningkatkan spirit dalam membangun negeri, berdasarkan sikap dan kepribadian Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad, kata Azis, merupakan suri tauladan yang harus diteladani oleh semua umat muslim.

“Sikapnya dalam menghadapi perbedaan, jiwa sosial yang tinggi, perhatiannya terhadap pendidikan, serta menjaga keimanan terhadap Allah merupakan sikap utama yang rasulullah selalu amalkan dalam kesehariannya,” kata Azis kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Sebagai salah satu Nabi Allah yang menjadi idola setiap muslim di seluruh dunia, Nabi Muhammad memiliki akhlak yang sangat mulia. Dikatakan Azis, melalui perjuangannya berdasarkan kehendak Allah SWT, Nabi Muhammad mampu menjaga semua umat dalam kerukunan di bawah tuntunan syariat Islam.

“Terciptanya masyarakat madani tidak lepas dari peran serta masyarakat dalam menjaga toleransi, khususnya dalam hal keberagaman Agama. Rasulullah SAW, menjadi teladan utama dalam memberikan contoh sikap toleransi yang indah. Seperti yang beliau hadapi pada zamannya,” kata Azis.

Legislator dari Daerah Pemilihan Lampung II ini mengatakan bahwasanya keberagaman sudah terjadi pada masa Nabi Muhammad berjuang di jalan Allah, dalam menegakkan agama Islam. Yang mana, terdapat berbagai macam suku, etnis, kebudayaan serta agama.

Tetapi, semua itu dapat tetap bersatu dan berdampingan di bawah syariat Islam yang di bawa Nabi Muhammad SAW.

Namun, lanjut Azis, apabila kehidupan tersebut jauh dari ajaran dan syariat Islam, serta setiap pribadi mengutamakan hawa nafsu semata, maka akan terjadi hal yang tidak dinginkan, seperti terjadinya perpecahan.

“Kita memahami bahwa Indonesia memiliki keberagaman dalam segala aspek. Namun, hal ini bukan semata menjadi hal yang perlu ditakuti. Islam mengajarkan bahwa perbedaan merupakan sebuah rahmat dan karunia besar dari Allah SWT,” kata peraih gelar Master Applied Finance (MAF) dari University of Western Sydney, Australia (1998) ini.

Isu perpecahan Indonesia saat ini menjadi hal yang sangat mengkahwatirkan sekaligus menjadi duka mendalam bagi kita semua. Hal-hal seperti ini tidak sepatutnya terjadi di Negara yang menjunjung tinggi ideologi Pancasila serta spirit Kebhinekaan.

“Melalui perayaan Maulid Nabi, saya berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat memperkokoh kesatuan dan persatuan antar suku, etnis, kebudayaan dan agama sesuai dengan apa yang telah Nabi Muhammad SAW ajarkan sebelumnya. Dengan begitu, Indonesia akan tetap menjadi negara yang aman dan rukun dalam keberagaman,” kata Ketua Umum KNPI 2008-2011 itu. (wr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed