oleh

Masyarakat Persoalkan Program Lumbung Pangan Nasional RI di Kalimantan Tengah

RadarKotaNews, Jakarta – Rencana pemerintah untuk membangun lumbung pangan nasional (food estate) di Kalimantan Tengah, menuai kiritikan dari masyarakat karena dianggap salah tempat dan tidak sesuai dengan spesifikasi kontur tanah yang ada.

Ketua Forum Duta Masyarakat Mandiri, Hendri Asfan, menilai material tanah yang ada di Kalimantan sangat berbeda dengan material tanah yang ada di Jawa. Sehingga menurutnya, rencana pemerintah untuk membuat food estate berskala nasional harus dikaji ulang agar tidak sia-sia dan tidak membahayakan lingkungan.

“Kita akan menanam apa kalau kandungan tanahnya mengandung batubara? Program ini memang sangat indah kedengarannya, tapi pemerintah harus berpikir juga jika spesifikasi tanah lahan gambut ratusan hektar yang rencananya akan dibabat habis itu nanti hasilnya cuma-cuma kalau padi yang ditanam di atasnya tidak tumbuh, apalagi tumbuh produktif,” kata Hendri kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/07/2020)

Menurut Hendri, lahan gambut yang ada di Kalimantan merupakan hasil pembusukan tanaman yang usianya bisa mencapai ratusan tahun. Dia mengungkapkan, spesifikasi tanah di Kalimantan sangat buruk untuk pertanian karena dianggap mangandung unsur partikel batu bara.

‚ÄúSebelum terjadi bencana ekologis akibat pembabatan hutan gambut dilakukan, sebaiknya pemerintah kaji kembali untuk membangun food estate di Kalimantan. Nanti hutannya rusak, kita juga tak dapat apa-apa karena tanamannya mandul. Apalagi di bawah lapisan gambut itu, tidak ada unsur haranya karena terdapat pasir. Mana ada padi tumbuh di atas pasir? Ini negara jangan bereksprimen asal-asalan,” jelas Hendri

Sebagai masyarakat dirinya berharap pihak pemerintah bisa memberikan rencana kegiatan yang berkualitas dan tidak terkesan asal-asalan.

“Biarlah hutan gambut itu menjalankan tugasnya untuk menahan air di musim kemarau. Kalau nanti dibabat, lahan itu akan kering dan mudah terbakar, warga sekitar yang akan menerima dampaknya.” Imbuh Hendri.

Sebelumnya, Pemerintah bakal membangun lumbung pangan nasional (food estate) di Kalimantan Tengah. Ini adalah lumbung pangan nasional pertama di Indonesia.

Proyek tersebut akan digarap bersama sejumlah pejabat Kabinet Indonesia Maju antara lain Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed