Masa Depan Pemuda Berdasarkan Prestasi dan Pencapaian

RadarKotaNews, Jakarta - Legal Consultant BUMD, Akbar hasibuan menilai sikap apatis dan skeptis terhadap konstelasi perkembangan zaman akan membuat pemuda sebagai generasi bangsa akan kalah didalam pertarungan global maupun nasional dan corporate

Menurut Akbar, sikap berani mengambil keputusan dan keluar dari zona nyaman akan membentuk karakter yang kokoh dan kuat, sehingga dapat memotivasi diri kita untuk maju demi tercapainya prestasi.

Dalam kesempatan itu pengacara perempuan, Olivia margareth menyebut bahwa dirinya bukan anak hukum saja yang harus mengerti hukum, namun generasi muda sekarang pun harus melek hukum.

Karna kita sering melihat banyak ketidakadilan dinegeri ini, Ia mencontohkan bahwa kita bisa melihat beberapa kejadian ketidakadilan dilingkungan sekitar, karena itu, generasi muda juga harus berani bersuara melaporkan jika ketidakadilan itu terjadi dan kita melihat serta mengetahuinya.

"Bangsa ini perlu generasi muda untuk membangun keadilan dinegeri ini, ” tegas Olivia

Selain itu, Ketua umum PERMUI Nadia Yulianda juga menjelaskan bahwa ada dari sebagian pemuda yang mengalami degradasi moral dengan melakukan kebiasaan hedonisme, bersikap apatis dan pasif.

Meski begitu, Nadia berharap, kita harus sadar bahwa tingkat persaingan yang semakin tinggi, generasi kita saat ini harus mampu beradaptasi dengan cepat, selain itu kita juga di tuntut harus terus kreatif karena kalau tidak beberapa tahun kedepan posisi kita akan di gantikan oleh robot canggih atau program computer.

"Etika, moral dan pengetahuan yang luas juga sangat dibutuhkan pemuda saat ini “ ujar Nadia dalam diskusi Webiner bertajuk 'Masa depan pemuda berdasarkan prestasi dan pencapaian' yang di gelar Ikatan Pemuda RJ, Kamis (29/4/2021)

Ditempat yang sama perwakilan Event Organizer Fajri aprialdi mengatakan, bersama rekan saya disini secara tidak langsung dituntut untuk mempunyai kreatifitas dan inovasi agar bisnis ini tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sebab kata dia, dalam masa pandemi ini merupakan suatu tantangan terbesar untuk menciptakan ide ide baru agar tetap bisa berjalan.

"Jangan pernah takut untuk mencoba hal hal yang baru yang belum pernah kita lakukan untuk kaum milenial," terangnya

Hal senada juga di sampaikan Aktivis HAM Setyawan Cahyo, bahwa kita sebagai kaum muda harus berani menyuarakan ketidakadilan di Indonesia, terlebih tentang hak setiap orang.

"Semenjak di dalam kandungan kita sudah memiliki hak, hak untuk hidup salah satunya, maka kita harus bisa menikmati setiap hak yang kita dapat semenjak lahir berimbang juga dengan kewajiban. Caranya yang pertama jika memang dari hati kita melakukan sesuatu dengan berat hati maka suarakanlah, agar apabila ada hal lain yang lebih besar tentang kebebasan juga berani bersuara, seperti diskriminasi, intimidasi atau kesetaraan gender," jelasnya

Tidak hanya itu, Perwakilan influencer, Arya Karang juga mengatakan, saya yang mewakili beberapa influencer bertugas untuk berinteraksi secara mikro maupun makro sesuai dengan kapasitas yang ada. Kapasitas yang saya maksud dapat berupa otoritas, pengetahuan, posisi ataupun hubungan dengan audiens.

"Bukan hanya saya, teruntuk para pemuda diluar sana pun bisa melakukan hal positiv melalui media dalam memberikan motifasi serta solusi dalam membangun bisnis kedepannya nanti," pesan Arya

Dengan begitu lanjut Arya, masyarakat terkhusus nya kaum milenial dapat memberikan hal yang menarik untuk mencapai prestasi yang di inginkan nya.

Terakhir, sebagai Entrepreneur Azzukhruf menyampaikan dari hasil kajiannya terdapat hubungan positif antara persepsi dengan minat kepada kewirausahaan, memahami keterkaitan persepsi dan minat, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan minat pada kewirausahaan, maka diperlukan komitmen dan aksi nyata terhadap upaya pengembangan minat pemuda pada kewirausahaan.

"Komitmen dan aksi nyata tersebut seharusnya diselenggarakan secara terpadu antara pendidikan formal, non formal, dan informal, serta melibatkan pemerintah dan peran serta masyarakat secara bersama," tuturnya

Di penghujung acara Anashria
Selaku pemandu webinar menyampaikan bahwa, akan ada kegiatan kegiatan lanjutan dari ikatan pemuda RJ yang bisa memberikan banyak manfaat untuk para generasi muda. (fy)

Penulis:

Baca Juga