oleh

Markas KNPB di Bongkar di Timika

RadarKotaNews – Jajaran kepolisian di Timika, Papua kembali membongkar sebuah tempat yang diduga dijadikan sebagai markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Senin (14/10/19)

Bangunan berukuran sekitar 8×8 meter itu berlokasi di Jalan Cenderawasih – SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, tepat di belakang Benglap TNI-AD Timika.

Tempat diduga markas KNPB ini hanya berjarak sekitar 300 meter dari jalan poros Cenderawasih, dan memiliki dua pos jaga tepat di samping SMP Negeri 4, berjarak sekitar 150 meter dari jalan utama.

Dari tempat itu, polisi menyita 115 anak panah beserta 22 busur, 1 kapak, 2 parang, 2 senapan angin, 2 topi loreng berlogo bintang warna merah, 1 pasang, sepatu PDL, 7 baju loreng, dan 1 celana loreng.

Selain itu, ditemukan pula berbagai atribut bercorak Bintang Kejora sebagai identitas Organisasi Papua Merdeka (OPM), seperti papan kayu, tas Noken, gelang dan ikat kepala.

Wakapolres Mimika Kompol I Nyoman Punia menegaskan, pembongkaran diduga markas KNPB dilakukan atas laporan masyarakat bahwa di tempat itu sering berlangsung pertemuan sejumlah orang.

“Kami masih dalami apakah ini memang markas mereka (KNPB), tapi menurut informasi masyarakat bahwa sering kali mereka kumpul-kumpul di situ,”ujar I Nyoman

Selain sejumlah barang bukti, juga diamankan tiga orang warga untuk dimintai keterangan. Ketiga warga itu dicurigai sebagai mata-mata yang berada di lokasi saat penggerebekan.

“Ketiganya akan dimintai keterangan. Masih akan didalami. Karena kami hanya ketemu mereka di jalan saat berlangsung razia (di markas KNPB),” tukasnya

Menurut I Nyoman, kepolisian mensinyalir adanya aktivitas organisasi terlarang di tempat tersebut pasca markas utama KNPB Timika di Jalan Sosial dibongkar aparat gabungan TNI dan Polri pada 31 Desember 2018.

“Kami masih dalami apakah ada kaitannya, berpindah kesitu. Kemudian pimpinan mereka siapa, makanya kami amankan tiga orang itu untuk dimintai keterangan,”jelasnya

Razia tersebut berjalan aman, tidak ada perlawanan maupun bentrokan terjadi saat pembongkaran. Aparat cukup berhati-hati menghindari kegaduhan mengingat markas tersebut berada tepat di belakang sekolah.

Saat merazia tempat tersebut hampir 300 personel terdiri dari Satgas Amanusa asal Kalbar, Kalteng dan Gorontalo membantu Polres Mimika melakukan patroli dan razia di sejumlah titik. (adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed