Mahasiswa Bogor Minta KPK Tumpas Kasus Korupsi di Kabupaten Bogor

Bupati Bogor, Ade yasin

RadarKotaNews, Jakarta - Komisi pemberantasan Korupsi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kabupaten Bogor, hal ini membuat masyarakat Bogor heboh, karena salah satu tersangkanya adalah bupati bogor.

Ade yasin Bupati Bogor ditetapkan tersangka bersama Sekdis Dinas PUPR Kab. Bogor Maulana Adam, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kab. Bogor Ihsan Ayatullah, dan PPK pada Dinas PUPR Kab. Bogor Rizki Taufik.

Ade yasin diduga menyuap jajaran pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat untuk melakukan audit pemeriksaan interim (pendahuluan) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2021 Pemkab Bogor.

Dalam giat Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini, KPK berhasil melakukan penyitaan barang bukti berupa uang dengan total 1,024 miliar. Uang tersebut terdiri dari Rp 570 juta cash dan uang yang dalam bentuk rekening bank dengan jumlah sekitar Rp 454 juta.

Atas hal tersebut Koordinator Pusat Aliansi Mahasiswa Bogor Raya, Muhamad Jamaludin. Memberikan apresiasi kinerja KPK secara profesional, demi menjunjung Supremasi Hukum di negeri ini.

"Hal tersebut makin membuktikan bahwasanya seorang bupati bogor diduga telah melakukan tindakan korupsi," ujar Jamal, Kamis (28/4)

Kita mendukung KPK untuk bersih-bersih kabupaten Bogor, kerjanya udah bagus mereka sudah membuka mata hati masyarakat kabupaten Bogor

Kami juga meminta kepada KPK untuk membersihkan segala tindakan korupsi yang ada di kabupaten Bogor ini, supaya kabupaten Bogor bersih dari korupsi.

"Kami juga meminta kepada KPK untuk memeriksa beberapa dinas dan Setda terkait tindakan pidana korupsi," pungkas Jamal. (fy)

Baca Juga