KSPI – FSPMI Desak Menaker Cabut SE Menaker Terkait Penetapan Upah Minimum

RadarKotaNews, Jakarta - Kami dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jakarta, yang tergabung dalam FSPMI Garda Metal berunjukrasa di Kementerian Ketenagakerjaan RI, untuk menyampaikan aspirasi buruh paskah surat edaran Menteri Ketenagakerjaan RI

Hal tersebut sebagaimana di sampaikan Koordinator aksi Winarso saat Konferensi pers di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (19/11/2021),

Lanjut kata Winarso, menurut kajian kami, hal ini sangat tidak masuk akal, meski begitu kami mengerti kondisi perusahaan saat pandemi, namun kami menilai ini sangat tidak fire, saat upah tahun 2022 sebab, di tahun 2021, banyak upah yang tergerus, hal ini sangat memberatkan kami, dan kami juga meminta kepada Gubernur DKI terkait upah, "semoga stake holder lainnya mendengarkan aspirasi kami dan kaum buruh juga membayar pajak untuk di negeri ini."

Winarso menegaskan bahwa, ini menyangkut keadilan, karena tidak sinkron dengan upah buruh, seharusnya nya kepala daerah juga harus mensejahterakan rakyat nya, dengan hal ini surat edaran menaker RI harus dicabut

"Jika tuntutan kami tidak di indahkan kami akan mogok nasional," pungkasnya.

Dalam aksi tersebut mereka menuntut:

Pertama, Cabut SE Menaker terkait Penetapan Upah Minimum.
Kedua, Naikkan UMP/UMSP Tahun 2022 sebesar 10%
Ketiga, Berlakukan UMSP 2021
Keempat, Cabut Omnibus Law – UU Cipta Kerja. (adrian)

Penulis:

Baca Juga