Kritikan BEM UI Sebagai Bentuk Kecemasan Terhadap Kondisi Negara

Ikatan Pemuda RJ, Akbar hasibuan

RadarKotaNews, Jakarta - The king of lip service yang di sematkan kepada pak pemerintah adalah bentuk kritik akademik dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI)

Hal tersebut sebagaimana di sampaikan perwakilan Ikatan Pemuda RJ, Akbar hasibuan dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Selasa (30/6/2021)

Lanjut menurut Akbar, sinyal ini diberikan sebagai bentuk kecemasan terhadap kondisi negara kita yang semakin memburuk dari semua dimensi strategis nya

"Pemerintah harus mampu menangkap sinyal tersebut karna ini sebuah tamparan bagi pemerintah, kritik ini adalah akumulasi dari semua permasalahan yang tidak mampu diselesaikan oleh pemerintah," tegasnya

Oleh karena itu, Akbar berharap pemerintah saat ini harus bangun dari kasur arogansi kekuasaan, karna janji-janji manis yang di proklamirkan dalam kampanye nya hanya sebuah mimpi.

Kemudian tambah Akbar, terkait pemanggilan BEM UI oleh rektor nya, hemat saya ini adalah pembatasan dan pembungkaman data kritis dari pemikiran mahasiswa untuk menyikapi berbagai persoalan di negeri ini sebagai agent of change dan agent of control

"Jadi pemikiran mahasiswa ini ingin di adili dan ingin di kendalikan ada upaya untuk menghentikan fungsi kampus sebagai ring dalam pertarungan pemikiran," pungkasnya. (fy)

Baca Juga