oleh

KPU Mendorong Partisipasi Publik dan Pendidikan Pemilih

RadarKotaNews – Bentuk-bentuk hoax yang paling sering diterima biasanya berupa radio, email, media cetak, televisi, situs web, aplikasi chatting, sosial media dan lain-lain.

Hal tersebut di katakan perwakilan Komisioner KPU RI, Partono dalam sebuah seminar Nasional di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta, Jumat (23/03)

Di jelaskan Partono bahwa inilah nantinya yang akan merugikan orang yang di salahkan padahal belum tentu benar dikarnakan Isu politik dan SARA.

“Hoax akan merusak integritas penyelenggaraan pemilihan dan merusak kredibilitas dan integritas pasangan calon dan merusak Rasionalitas pemilih apalagi Isu SARA,”katanya

Menurut dia, Peran KPU untuk masalah penyebaran Hoax dan Isu SARA, KPU adalah suatu lembaga yang terbuka dan kami mendapatkan lembaga yang paling terbuka dan sehingga KPU beritahu semua tentang pemilihan KPU dan masyarakat bisa mengecek terkait identitas di seluruh Indonesia mulai dari latar belakang kekayaan dan partai mana yang mencalonkan.

Selain itu, mendorong Partisipasi Publik dan pendidikan pemilih (Khususnya pemilih pemula dan pemilih pemuda ), dan pada intinya tahun 2018 adalah tahun yang sangat penting, keamanan dan stabilitas Nasional.(fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed