oleh

KontraS: Sampai Saat Ini Pemerintah Tidak ada Kemauan untuk Membuka Kasus Novel

RadarKotaNews – Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Yati Andriyani melihat dari pemilu kemarin aparat banyak melakukan kegiatan represif terhadap massa.

“Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja ditambah lagi adanya pelarangan – pelarangan kebebasan untuk berekspresi, “kata Yati saat Konfrensi Pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10)

Menurut Yati, kita harus menuntut Tim Polri dan harus bisa mengungkapkan kasus Novel Baswedan. Sebab kata dia, kegagalan Presiden dalam memimpin negara ini menunjukkan bahwa Presiden tidak mempunyai wibawa, karena Polri gagal membuka kasus Novel Baswedan.

“Kami sudah membantu untuk menyiapkan landasan-landasan hukum untuk anggota dewan dalam kasus Novel. Namun, Presiden saat ini sudah sangat dikacangin oleh kelompok yang mempunyai kepentingan,”tuturnya.

Pasalnya, Pihak berwenang sampai saat ini tidak ada kemauan untuk membuka kasus Novel. Kenapa Polisi tidak bisa membuka kasus pengendara motor itu, kami melihat, sebenarnya itu hal yang mudah. Tapi kenapa Polisi tidak mampu membuka kasus ini dengan melihat CCTV.

“Jangan sampai ada bukti dan lainnya yang sudah ada di Polisi. Sebab bolanya kasus Novel ada ditangan Jokowi dalam pelantikan Presiden nanti.”tukasnya.(wawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed