oleh

Komisi II DPR: Banyak Opsi Untuk Pembatalan Moratorium

RadarKotaNews – Komisi II DPR periode 2019-2024 gelar sidang maraton, pertama penetapan pimpinan komisi, kedua rapat mengenai agenda kerja. Komisi dua dinahkodai oleh Ahmad Dolly Kurnia (Golkar), dan 4 orang wakil masing-masing Arif Wibowo (PDIP), Saan Mustofa (Nasdem), Yaqut Cholil Qaumas (PKB), dan M. Arwani Tofami (PPP).

Dalam pembahasan agenda isu-isu mengenai evaluasi Pemilu 2019, persiapan Pilkada 2020, RUU Pertahanan yang belum selesai dari periode sebelumnya, dan beberapa hal terkait ranah kerja komisi dua seperti wacana pembatalan moratorium serta wacana pemangkasan Eselon dari pemerintah.

Salah satu isu yang banyak diperbincangkan diruang publik adalah wacana Presiden Jokowi untuk memekarkan Papau menjadi tiga Provinsi, ditambah Provinsi Papua Selatan. Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus mengapresiasi terobosan Presiden Jokowi, dengan catatan harus ditopang dengan aturan yang jelas.

“Kan sudah viral pernyataan presiden bahwa Papua akan dimekarkan, itu kan baru gagasan. Tentu mekanismenya harus dengan kesepakatan antara DPR dan pemerintah, hal tersebut dibicarakan dalam rapat tadi,” jelas Guspardi Gaus, KamisĀ (31/10).

Tokoh Sumatera Barat tersebut menambahkan pada dasarnya banyak opsi yang bisa diambil untuk pemekaran Papua yang kedepan akan dibahas lebih lanjut oleh komisi II DPR dan Pemerintah.

“Moratorium bisa saja dibatalkan dengan prasyarat pemekaran Papua menjadi satu-satunya pemekaran atau bisa saja moratorium dibuka secara luas, sifatnya tentatif sesuai hasil rapat kerja antara Komisi dua dengan DPR saya tidak mau mendahului tergantung kesepakatan nanti,”tegas Guspardi.

(Mamed)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed