Klaster Perkantoran Meningkat, Wibi: Jangan Pernah Abaikan 3M

Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino

RadarKotaNews, Jakarta - Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengingatkan agar perusahaan-perusahan di Ibu Kota harus tetap ketat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Wibi menanggapi tingginya lonjakan kasus penularan COVID-19 dari klaster perkantoran.

Disampaikan Wibi, seseorang yang sudah divaksin bukan berarti sudah bisa terbebas dari ancaman Covid-19. Dirinya mengingatkan pentingnya tetap menjalankan protokol kesehatan, yang sudah dianjurkan pemerintah.

"Jangan ada kelonggaran dalam menerapkan protokol kesehatan. Jangan merasa tubuh sudah kebal, dan bisa terbebas dari ancaman Covid-19, kalau kita sendiri tidak menjalankan protokol kesehatan," kata Wibi kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Wibi mencontohkan dirinya yang sudah divaksin. Meski sudah menjalani dua kali tahap vaksin covid-19, dia sendiri masih tetap ekstra, dan tidak abai akan protokol kesehatan. Sebab dirinya sadar betul jika virus akan tetap ada.

"Masker tidak pernah lepas ketika saya berada di luar, dan bertemu orang. Bahkan hand sanitizer selalu ada di saku celana saya," kata Wibi.

Dia melihat adanya lonjakan klaster perkantoran di DKI Jakarta karena kelengahan dari sebagian masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, juga euforia setelah pemberian vaksin yang diyakini bisa membuat diri aman dari virus.

"Jangan pernah abaikan 3M. Jangan mentang-mentang sudah divaksin lalu kita merasa kebal. Kesehatan diri kita ditentukan oleh kita sendiri," kata Wibi.

Kasus klaster perkantoran Covid-19 di DKI Jakarta naik dua kali lipat dalam satu pekan terakhir. Berdasarkan catatan Pemprov DKI Jakarta, pada periode 12-18 April 2021 jumlah kasus positif di perkantoran menjadi 425 kasus di 177 kantor. Padahal pekan sebelumnya hanya 157 kasus positif di 78 perkantoran. [fy]

Penulis:

Baca Juga