oleh

Kirim Karangan Bunga ke KPK, FODMA Minta Tuntaskan Kasus Suap KONI

RadarKotaNews, Jakarta – Ketua Forum Masyarakat Mandiri (FMM) Hendri Asfan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk terus mengusut tuntas kasus suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang masih banyak menyisakan nama-nama sejumlah pejabat.

“Kasus suap dana hibah KONI jangan hanya selesai di Imam Nahrawi, masih banyak nama-nama oknum pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejagung yang diduga terlibat kasus ini,” kata Hendri dalam keterangannya, Selasa (30/6/2020).

Hendri mengungkapkan kesaksian Miftahul Ulum yang menyebut ada aliran dana sebesar 7 Miliar ke Adi Toegarisman untuk membantu mengatasi kasus yang sedang ditangani oleh Kejaksaaan Agung saat itu harus diperiksa dan diadili.

“Adi Toegarisman dan kawan-kawannya yang ikut menikmati aliran uang haram dalam kasus dana hibah KONI harus segera diadili oleh KPK,” tegas Hendri.

Hendri mengingatkan jangan sampai masyarakat meragukan keseriusan KPK dalam jihad melawan korupsi apabila nama-nama yang muncul dalam fakta persidangan tidak pernah diadili.

“Demi menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap KPK, maka semestinya Adi Toegarisman dan Taufik Hidayat dipanggil dan diperiksa sehingga kasus ini tuntas dan tidak lagi menyisakan banyak tanya,” ungkap Hendri.

FODMA memberikan karangan bunga di depan kantor KPK sebagai motivasi dan dukungan agar KPK dapat bekerja profesional dalam mengusut tuntas kasus ini. “Sebagai dorongan moral, kami dari Forum Masyarakat Mandiri mengirimkan karangan bunga kepada ketua KPK, Firli Bahuri dengan harapan menjadi pacuan semangat agar KPK bekerja secara cepat dan profesional,” tandasnya. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed