Ketua PHRI: Kehadiran IKN Meningkatkan Gairah Perhotelan dan Restoran di Kaltim

Ilustrasi

RadarKotaNews, Kaltim - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Sahmal Ruhip tak menampik hadirnya Ibu Kota Nusantara bakal memberikan dampak positif bagi hotel dan restoran. Kedua sektor tersebut akan menjanjikan.

”Selaku ketua PHRI Balikpapan akan mendukung IKN. Karena kehadiran IKN merupakan jawaban dari kemajuan Kaltim. Dampak ekonominya otomatis meningkat. Paling tidak dari ekonomi bawah ke menengah akan naik,“ kata Sahmal Ruhip.

Ya okupansi hotel, kata dia akan meningkat seiring banyaknya masyarakat yang datang ke Balikpapan. Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir, pengunjung hotel meningkat.

”Titik Nol IKN menjadi destinasi wisata baru. Orang yang datang ke Kaltim, pasti berkunjung ke lokasi itu. Mereka merasa tidak sah datang ke Kaltim, kalau belum berkunjung ke sana,“ jelasnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Sahmal Ruhip

Disisi lain, kehadiran IKN menurutnya sekaligus membangkitkan kembali gairah dunia perhotelan. Yang sebelumnya, benar-benar menurun drastis diterjang kasus Covid-19. Bahkan, pandemi memaksa beberapa hotel di Balikpapan tutup.

”Ada beberapa hotel rencana kembali ingin dibuka yang sebelumnya tutup. Tentu, adanya IKN bangkitkan kembali gairah dunia perhotelan,“ ujarnya.

Disinggung, ada rencana penambahan hotel untuk antisipasi melonjaknya permintaan,!8- mengatakan saat ini Kaltim diperkirakan memiliki 6 ribu makar. Jumlah tersebut, 50 persen nya berada di Balikpapan. ”Investasi dibidang hotel belum, karena yang ada pun belum maksimal. Bahkan seperti yang saya bilang, ada hotel yang tutup karena terdampak pandemi,“ ujarnya.

Pun begitu, langkah yang akan dilakukan PHRI Balikpapan, kata dia lebih mengedepankan peningkatan kualitas SDM. Termasuk meminta pihak hotel untuk pengembangan dan penambahan kamar.

”Beberapa bulan lalu, SDM di dunia perhotelan telah dilakukan uji kompetensi. Ini sebagai bentuk peningkatan dan menyiapkan SDM yang tangguh,“ ujarnya.

Ia pun berharap pembangunan IKN bisa dilakukan secepatnya. Dengan begitu, lapangan kerja jadi terbuka lebar. Hal ini membuat permintaan sektor ekonomi kreatif turut meningkat. ”Termasuk dari segi penerbangan pun juga akan meningkat,“ pungkasnya. (Hz)

Penulis:

Baca Juga