oleh

Kejagung Harus Bergerak Cepat Selesaikan Kasus Jiwasraya

RadarKotaNews, Jakarta РHaidar Alwi Institute meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk bergerak cepat menangani kasus tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan investasi di PT Asuransi Jiwasraya tbk.

Diketahui, hingga saat ini Kejagung telah memeriksa 41 saksi yang diduga terkait kasus tersebut. Dari 41 orang saksi yang diperiksa, sebagian besar merupakan pemeriksaan lanjutan dan atau tambahan dari pemeriksaan sebelumnya yang dianggap belum cukup.

“Sebagai bagian masyarakat yang menginginkan perubahan untuk bangsa ini, kita sekarang berharap banyak kepada lembaga Kejaksaan agar dapat bergerak cepat dalam menyingkap tabir Korupsi di Jiwasraya,” kata Direktur Operasional Haidar Alwi Institute, Joshua Napitupulu, di Jakarta, Rabu (4/3/20).

Menurutnya, kasus ini merupakan pembuktian kepada masyarakat bahwasa Pemerintahan Jokowi benar benar concern dalam melakukan bersih-bersih di BUMN.

“Karena suka tidak suka, dalam kasus Jiwasraya ada beberapa yang disebut-sebut sebagai orang dekat presiden,” ujarnya.

Harapan tersebut, kata Joshua, tetaplah menjadi suatu harapan besar. Akan tetapi bisa menjadi harapan yang sia-sia jika tidak ada keseriusan untuk menindaklanjutinya.

“Maka hendaknya kini kita segenap lapisan masyarakat yang ada, bersama mendorong Kejaksaan untuk bekerja maksimal dalam penanganan kasus korupsi PT Jiwas Raya tbk,” pungkasnya.(war)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed