Kader Bakar Baju Partai, Senior Golkar Sula Desak Ketua DPD Mundur

Senior Golkar Sula, Hi. Dahlan Samuda alias Ampera yang merupakan mantan Sek. Golkar Sula dan Ketua DPRD Sula dari Fraksi Partai Golkar.

RadarKotaNews, Kepsul - Buntut dari pembakaran atribut partai (Baju Partai-red) yang dilakukan Oknum Pengurus Partai Golkar di tingkat Kecamatan (Pimca) dan di Desa (Pimdes) di Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) beberapa waktu lalu, direspon Senior Golkar Sula Hi. Dahlan Samuda atau populer dikenal Ampera.

Ampera menilai, kejadian itu sebagai bentuk kegagalan Pimpinan Golkar di tingkat Kabupaten (Ketua DPD II-Red), untuk itu kepada media ini Selasa 23/11/2021 Ampera yang juga mantan Sek. Golkar Sula mendesak untuk Ketua DPD II Partai Golkar Kab. Kepsul, Ahlam Gazali untuk meletakkan jabatannya alias mundur jika tidak mampu memimpin Golkar Sula.

”Kejadian ini merupakan pukulan telak bagi Katong (Kita), disisi yang lain Beta (Saya) merasa prihatin atas apa yang terjadi di Mangoli Barat kemarin, dimana Katong sedang gencar melakukan Konsolidasi Nasional guna menaikan elektabilitas dan Popularitas Partai serta Ketua DPP Pak Airlangga Hartanto namun malah tercoreng dengan kejadian yang memalukan sekaligus memilukan ini”, ungkap Ampera yang juga mantan Ketua DPRD Sula dari Fraksi Golkar.

Menurutnya, Golkar sebagai Partai Pemenang Pemilu kedua di Sula serta sebagai Partai Pemenang Pilkada yang tengah berkuasa saat ini seharunya bisa menjaga ritme serta tetap berada pada trend positif sampai pada pesta Demokrasi 2024 nanti.

”Kejadian ini jelas tidak menguntungkan bagi Katong Golkar Sula”, sambung Ampera.

Dirinya melihat terjadinya pembakaran atribut Partai Golkar di Mangoli Barat sebagai bentuk dari kekecewaan Ketua Pimca dan Pimdes disana, dan ini merupakan ketidakmampuan Ketua DPD II mengakomodir kepentingan mereka, ujar Ampera.

"Hari ini Katong bacarita bagaimana Pak Airlangga sebagai Bakal Calon Presiden pada 2024 nanti, namun dong (mereka) buat insiden ini, untuk itu Beta meminta Pengurus DPP Partai Golkar untuk mengevaluasi Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara dan Ketua DPD II Kab. Kepulauan Sula atas insiden Pembakaran Baju Golkar di Kec. Mangoli Barat di Sula”, tegas Ampera.

Dikabarkan beberapa waktu lalu, Ketua Partai Golkar Pimpinan Kecamatan atau Pimca Mangoli Barat dan Pimpinan Desa/Pimdes Dofa membakar baju Golkar dan menjadi Viral di Maluku Utara, disinyalir kejadian ini dilakukan karena kekecewaan keduanya terkait kepemimpinan Ketua Golkar Sula, bukan hanya membakar, bahkan Kader Golkar Mangoli Barat ini mengancam untuk menerjunbebaskan suara Golkar di Mangoli Barat pada pesta Demokrasi Tahun 2024 nanti.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan media ini coba menghubungi Ketua DPD II Partai Golkar Sula, Ahkam Ghazali dan Sek. Ikhsan Umaternate, namun belum mendapatkan respon dari keduanya. (RL)

Penulis:

Baca Juga