K-SPSI Minta Perlindungan Hukum ke KY Terkait PHK 1442 Karyawan dari Perusahaan PT. Masterindo

RadarKotaNews, Jakarta - Perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) mendatangi Komisi Yudisial Jalan Kramat Raya Senen, Jakarta, Rabu (13/10/2021) mereka melakukan audensi dengan pihak Komisi Yudisial (KY).

Ketua DPD K-SPSI Jawa Barat Roy Jinto Ferianto diterima pihak Komisi Yudisial Karo Limpo Bpk Ada; Kabag Pengolahan Laporan Masyarakat Ibu Suhaila; Kabag Pemantauan Persidangan Ibu Nini Aryani.

Roy menjelaskan, kedatangan kami ada urgensi terkait surat yang kami sampaikan karena itu, kami meminta perlindungan hukum adanya PHK 1442 Karyawan dari Perusahaan PT. Masterindo

"Kami ajukan perselisihan sehingga keluar risalah tentang PPHI, namun untuk mendapat kepastian hukum maka kami ajukan kepengadilan Industrial Bandung, Dan dimenangkan oleh Buruh dengan putusan membayar 146 Milyar kepada Buruh yang di PHK," jelas Roy

Terkait besarnya putusan uang yang harus di bayar maka kami khawatir pengusaha akan bermain dengan tujuan akan membatalkan putusan tingkat pertama, sehingga kami meminta perlindungan hukum ke pada KY, untuk melakukan pengawasan dan pemantauan hakim-hakim yang menangani kasus kami.

Hal itu di tanggapi pihak Komisi Yudisial Kabag Pemantauan Persidangan Nini Aryani menjelaskan bahwa kami dari Biro Pengawasan Hakim berkaitan dengan surat yang kami terima dan telah kami proses dengan nomor penerimaan dan hasil disposisi untuk dilakukan pemantauan

"Gambaran singkat permohonan dari kawan K-SPSI bahwa proses telah berjalan, kami konsen terhadap perkara-perkara terkait masyarakat banyak," tutur Nini Aryani

Ditempat yang sama Karo Limpo, Ada mengapresiasi permohonan audensi kepada kami, kewenangan kami melakukan pengawasan dan melakukan pemantauan hakim, maka dari itu jika ada tambahan laporan bukti-bukti bisa disampaikan kepada kami untuk proses lanjut. (adrian)

Penulis:

Baca Juga