Jelang Sidang Putusan Kasus Pemukulan Oleh Kades Kou Nonaktif, Ini Kata Keluarga Korban

Lasidi Leko, perwakilan keluarga korban penganiyaan yang kasusnya tengah disidangkan di PN. Sanana

RadarKotaNews, Malut - Kasus pemukulan yang diduga kuat dilakukan Latifa Gailea (Kades Kou non aktif) akan segera diputus oleh Hakim di PN. Sanana.

Latifa yang saat ini berstatus sebagai terdakwa diancam dengan hukuman penjara maksimal 2,8 tahun, jika pasal yang didakwakan terbukti.

Latifa Gailea, Kades yang dinonaktifkan karena kasus hukum ini, infonya dijerat pasal 351 ayat (1) terkait penganiayaan.

Sementara itu Lasidi Leko, perwakilan dari keluarga korban Dody Leko mengatakan akan mengawal jalannya sidang putusan, dan mempercayakan kepada aparatur penegak hukum apapun putusan atau vonis Hakim nanti.

Lasidi sebagai orang yang dipercayakan keluarga korban mengaku sejak awal dari mulai laporan, sampai kasus ini dilidik, disidik dan dilimpahkan ke kejaksaan sampai kemudian disidangkan diri dan keluarga sudah mempercayakan kepada pihak-pihak yang berwenang.

”Sejak awal kami keluarga sudah mempercayakan kepada para petugas hukum, karena kami yakin dalam kasus ini ada korban, sudah pasti ada pelakunya”, ujar Lasidi.

Pria yang berstatus sebagai anggota DPRD-Sula asal partai bulan bintang ini yakin Hakim di PN Sanana akan memvonis kasus ini dengan seadil-adilnya.

”Saya berpendapat bahwa vonis hakim itu salah satunya bertujuan untuk memberikan rasa keadilan, kemudian juga untuk memberikan efek jera agar dikemudian hari terdakwa tidak mengulangi perbuatannya, jadi kami keluarga percaya dan yakin hakim di pengadilan negeri Sanana akan memutus kasus ini secara profesional dan proposional”, imbuh Lasidi.

Sebagai informasi tambahan, Dody Leko bukan korban tunggal dalam kasus penganiayaan ini, ada 4 korban lainnya yang sama-sama di visum di RSUD Sanana, salahsatunya perempuan yang merupakan Ibu kandung Dody sendiri, jadi semua korban berjumlah 5 orang, sesuai data visum dari RSUD Sanana-Kab. Kepulauan Sula. (RL)

Penulis:

Baca Juga