oleh

JAPI Desak Bareskrim Tuntaskan Kasus Korupsi Payment Gateway yang Melibatkan DI

RadarKotaNews, Jakarta – Sejumlah massa dari Jaringan Aksi Pemuda Indonesia (JAPI) mendatangi Bareskrim Polri, Senin (10/8/2020), mereka minta tuntaskan kasus korupsi payment gateway di Imigrasi Kemenkumham dilanjutkan yang diduga sebagai tersangka Denny Indrayana yang saat itu menjabat sebagai Wamenkumham RI

Menurut Koordinator JAPI, Lukman Hakim, kasus itu sendiri tercatat dalam Laporan Polisi No. LP/166/2015/Bareskrim, tanggal 10 Januari 2015 lalu.

Di ungkapkan Lukman, dalam perkara yang telah dilimpahkan Bareskrim Polri dan ditangani Polda Metro Jaya serta Kejati DKI ini, Denny Indrayana telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 dan Pasal 23 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 Jo. Pasal 421 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP.

“Kami mendesak Kepolisian agar dapat melanjutkan proses penyidikan perkara tersebut, mengingat sejak 2015 hingga saat ini kasus yang melibatkan Denny Indrayana seolah hilang ditelan bumi sampai yang bersangkutan akan mencalonkan sebagi kepala daerah,” kata Lukman dalam orasinya

Menurutnya, masyarakat perlu tahu bahwa ada perkara besar yang melibatkan mantan Wamenkumham RI era Presiden SBY dan butuh penyelesaian di meja hijau.

Lukman menyebut, Jaringan Aksi Pemuda Indonesia mengharapkan kejelasan perkara agar rasa keadilan masyarakat terpenuhi.

“Kami tak ingin hukum seakan tumpul ke atas. Maka tak ada jalan lain, selain melanjutkan proses hukum terhadap Denny Indrayana,” tegasnya.

“Selanjutnya kami meminta segera limpahkan perkara ini ke pengadilan sebagai cara penyelesaian hukum yang dapat memenuhi rasa keadilan bagi semua,” pungkas Lukman. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed