oleh

Jadikan Hikmah Tahun Baru Islam 1441 H Sebagai Momentum Peningkatan Iman

RadarKotaNews – Muharram itu sebuah bulan yang sangat unik karena muharram itu kalimat yang di ambil sendiri oleh nabi. Karena itu, kenapa bulan muharram itu di katakan harram karena pada waktu itu rosululoh mengharamkan pada bulan itu.

Demikian di katakan Ketua MUI Jakarta Utara, KH Ali Mahfud saat Peringatan Tahun Baru Islam 1441 H / 2019 M di Masjid Ar – Rahman Jalan Gaya Motor, Tanjung Priuk Jakarta utara, selasa (17/9).

“Bulan Muharrom itu merupakan bulan anak yatim barang siapa yang menyantuni anak yatim in sha allah masuk surga,”pesannya

Oleh sebab itu, bulan muharam kita jadikan sebuah bulan muhasabah tentang apa yang telah terjadi pada bulan kemaren dan sekarang dengan kita memperingati bulan muharram yaitu untuk meningkatkan diri ketakwaan kita kepada Allah swt.

Menurut KH Ali, berbicara masalah keimanan suatu saat nabi mengucapkan salam tentang bagaimana keadaannya para sahabat mengatakan kami masih beriman kepada allah swt.

Rosulolloh bertanya lagi mana tanda – tanda bahwa anda beriman kepada allah mana buktinya, tandanya kami bersabar dengan ujian yang di berikan dari allah swt kepada kita.

Selain itu, kalimat inalilahi wainalilahi rojiun itu tidsk cuma kita ucapkan pada saat kita terkena musibah saja tetapi kita ucapkan orang yang hatinya sedang berduka.

“Saya sebagai ketua MUI jakut sedang mensosialisasikan umat islam yang mudorat, nutupin aurat itu dalam sholat wajib contoh orang arab menutupi auratnya pakai jubah, orang indonesaia menutupi auratnya pakai sarung jadi tidsk semua orang yang pakai jubah orang yang ahli agama dan di segani, memang dalam kesehariannya di arab dia memakai jubah,”jelas KH Ali.(Adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed